Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dari Kios Kecil ke Empat Titik Usaha: Kisah Ansi Bangkit Bersama KUR BRI

Editor: Redaksi
IMG 20260811 WA0003

Ada satu perkembangan lain yang ikut mewarnai perjalanan bisnis Ansi.
Sekitar dua bulan terakhir, ia juga dipercaya menjadi agen BRILink.
Peran tersebut membuat aktivitas Ansi tidak hanya sebatas menjual kebutuhan sembako. Ia kini turut memberikan layanan transaksi perbankan bagi masyarakat di sekitarnya.

Bagi Ansi, menjadi agen BRILink merupakan peluang baru untuk mengembangkan aktivitas ekonominya sekaligus memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat.

Kehadiran layanan tersebut juga memperkuat posisi usaha Ansi sebagai salah satu titik aktivitas ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar.
Pertumbuhan Usaha, Harapan Keluarga
Di balik angka empat titik usaha dan status sebagai agen BRILink, terdapat satu tujuan yang jauh lebih personal: keluarga.

Usaha yang semakin berkembang membuat pendapatan Ansi menjadi lebih stabil. Kondisi tersebut memberinya rasa aman dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, termasuk memastikan pendidikan anak tetap berjalan.

Baca Juga :  KUR BRI Buka Jalan, Henos Kembangkan Bisnis Advertising dan Ciptakan Lapangan Kerja

“Selama di Kupang, BRI sudah banyak membantu saya,” tuturnya.
Bagi Ansi, pertumbuhan usaha bukan semata-mata tentang memperbesar omzet. Ada harapan untuk membangun kehidupan keluarga yang lebih baik melalui usaha yang dirintisnya sendiri.

Karena itu, ia masih melihat akses KUR sebagai salah satu peluang untuk mengembangkan bisnisnya, tentu dengan mengikuti ketentuan pembiayaan yang berlaku.
“Selagi masih ada dana KUR, pasti saya akan mengajukan terus untuk pengembangan usaha,” ujarnya.

BRI Dorong Pelaku Usaha Kecil Naik Kelas

Regional CEO BRI Region 17 Denpasar Hery Noercahya mengatakan, BRI terus berkomitmen mendukung pelaku usaha mikro dan kecil melalui akses pembiayaan dan pendampingan.
“BRI terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro dan kecil, melalui akses pembiayaan yang dapat mendukung pengembangan usaha. Kami berharap dukungan permodalan dan pendampingan yang diberikan dapat membantu pelaku usaha untuk terus bertumbuh, meningkatkan produktivitas, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian keluarga dan masyarakat di sekitarnya,” ujar Hery.

Baca Juga :  Menjadi Pembicara pada Webinar SGN, Bupati Simon yakin Kualitas Garam Malaka Memenuhi Syarat.

Menurut Hery, perjalanan Ansi memperlihatkan bahwa pertumbuhan usaha dapat dimulai dari langkah sederhana, selama pelaku usaha mampu memanfaatkan peluang, mengelola modal dengan baik, dan memiliki kemauan untuk berkembang.

“Setiap pelaku usaha memiliki perjalanan dan tantangan masing-masing. BRI akan terus berupaya memberikan layanan dan pendampingan agar pelaku usaha dapat mengembangkan potensi yang dimiliki secara berkelanjutan,” tambahnya.

Bukan Sekadar Kios, tetapi Jalan Keluar dari Keterbatasan

Kisah Ansi memperlihatkan wajah lain dari ekonomi mikro di Kota Kupang.
Sebuah kios kecil dapat menjadi titik awal perubahan ketika pemiliknya berani bermimpi lebih besar. Dari stok terbatas, Ansi berusaha memperluas pilihan barang. Dari satu lokasi, usahanya berkembang menjadi empat titik. Dari sekadar menjual sembako, ia kini juga menjadi agen BRILink.
Semua itu dibangun melalui proses bertahap.

Baca Juga :  Presiden Tegaskan Pengusaha Harus Mampu Hadirkan Sentra Ekonomi Baru

KUR BRI bagi Ansi bukan sekadar pembiayaan. Akses modal tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan untuk memperkuat usaha dan menjaga roda ekonomi keluarganya tetap bergerak.

Namun, perjalanan itu belum berakhir.
Ansi masih ingin mengembangkan usahanya dan berharap dukungan terhadap pelaku UMKM terus berlanjut.
“Semoga BRI tetap jaya dan terus membantu masyarakat,” pungkasnya.