Soal Kenaikan Tarif Sewa Kios, Simak Penjelasan Maxi Nomlene

  • Bagikan
Tampak Direktur Pemasaran PD pasar KUpang, Maxi Nomlene, Bersama Direktur keuangan PD Pasar Kretisana Jagi

Kupang, Mensanews.com- Direktur Pemasaran PD pasar Kupang Maxi Nomlene mengakui adanya kenaikan tariff sewa kios yang dikelola oleh PD pasar Kupang dalam situasi pandemic, walaupun daya beli masyarakat berkurang. Hal ini disampaikannya ketika dikonfirmasi awak media di Ruang kerjanya, Rabu (2/6/2021)

Maxi Nomlene menjelaskan kenaikan harga kios berlaku untuk tahun ini dan bagi semua pasar yang di kelola oleh PD Pasar yakni kurang lebih delapan pasar termasuk 3 pasar besar yaitu oeba, oebobo, dan pasar kasih.

Baca Juga :  Terkait Pengawasan Bencana Sofyan Antonius: Data- data Yang Masuk Harus Valid

“Jadi untuk kenaikan kios ini bukan hanya di pasar oebobo, tetapi seluruh pasar yang ada dibawah kendali PD pasar. Harga kios saja naik semua, malahan misalnya kalau kita mau bandingkan harga kios di pasar oebobo dan harga kios yang ada di pasar kasih itu bedanya sekitar 200%”, ujar Maxi Nomlene

Lanjut Maxi, jadi kalau misalnya harga kios disini misalnya 1juta itu dipasar kasih itu sudah 3 jutaan. Dan yang membuat keputusan sampai kenaikan harga kios itu kewenangan penuh Direksi PD Pasar.

Baca Juga :  Gubernur NTT Target 100 BUMDes Unggulan 2019

“Itu keputusan direksi. Tidak ada instansi apapun yang bisa mengintervensi, itukan sudah peraturan PD Pasar, ya istilahnya “perdanya” begitu. Jadi kalau Perdanya mengatakan bahwa untuk perhitungan kenaikan harga kios itu seluruhnya menjadi kewenangan PD pasar”, tegas Maxi

Maxi mengatakan tentunya ini melalui proses yang panjang untuk terhitung sampai pada keputusan kenaikan harga kios. Situasi soal covid-19 itu sudah menjadi bagian dari petimbangan kami dalam memutuskan.

“pada saat keputusan itu kita ambil kemudian ada sedikit pertanyaan dari pedagang terutama dari pasar kolhua, pasar penfui, dan yang paling bergejolak inikan tentunya ada di pasar oebobo”, ungkap Maxi.

Baca Juga :  Minta Pengusaha Muda Dilibatkan, Presiden Jokowi: Jangan Sampaikan Pekerjaan di BUMN Dikerjakan Sendiri

Nah kalau pasar kolhua waktu itu, kata Maxi, saya kirim surat karena mereka bertanya-tanya. ya minimal ada keluhan terutama dari pasar oebobo dan pasar kolhua akhirnya kita respon dengan mengirim surat kita bersurat ke mereka meminta perwakilan mereka untuk datang kesini, untuk menyampaikan apa-apa saja yang menjadi keberatan mereka.

  • Bagikan