PBVSI NTT juga akan menyiapkan mekanisme rekomendasi serta koordinasi organisasi sesuai dengan level dan konsep turnamen yang akan dilaksanakan.
Kompetisi Penuh, Bukan Sekadar Datang Lalu Pulang
Salah satu pembahasan penting dalam pertemuan tersebut adalah desain sistem kompetisi.
PBVSI NTT mendorong agar SMSI Cup I 2026 menggunakan sistem pertandingan yang memberikan kesempatan bermain lebih banyak kepada klub peserta.
Konsep ini dinilai lebih ideal dibandingkan sistem gugur murni, di mana sebuah tim dapat tersingkir dan pulang setelah hanya menjalani satu pertandingan.
Padahal, klub yang datang dari berbagai kabupaten dan daerah di NTT membutuhkan biaya, waktu dan persiapan yang tidak sedikit.
“Tidak ada istilah sistem gugur kalau kita ingin memberikan ruang kompetisi yang baik. Klub datang dari berbagai daerah dengan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, harus ada sistem yang memberikan kesempatan bermain lebih banyak,” jelas Marthen.
Dalam rancangan awal, tim peserta akan dibagi ke dalam sejumlah pool sesuai jumlah klub yang mengikuti kompetisi.
Setiap tim kemudian akan menjalani pertandingan berdasarkan sistem yang ditetapkan bersama antara panitia dan PBVSI NTT.
Format pertandingan juga akan disesuaikan dengan standar kompetisi bola voli yang berlaku.
Aspek kesehatan dan kondisi atlet menjadi perhatian penting dalam penyusunan jadwal.
PBVSI NTT mengingatkan agar jadwal pertandingan tidak hanya mengejar kecepatan penyelesaian turnamen, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan pemulihan fisik pemain.
“Pengaturan pertandingan harus profesional. Atlet juga membutuhkan waktu istirahat. Karena itu, jadwal pertandingan harus disusun dengan perhitungan yang baik,” katanya.
Perangkat Pertandingan dan Wasit Disiapkan Profesional
Kualitas sebuah turnamen tidak hanya ditentukan oleh kemampuan para pemain.
Perangkat pertandingan dan tenaga perwasitan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan peserta.
Karena itu, PBVSI NTT akan membantu mempersiapkan kebutuhan perangkat pertandingan serta tenaga perwasitan sesuai kebutuhan kompetisi.
Dalam pertandingan dengan jadwal padat, jumlah personel harus diperhitungkan dengan matang.
Sistem penugasan dan rotasi akan menjadi bagian dari pengelolaan perangkat pertandingan agar kualitas kepemimpinan pertandingan dapat tetap terjaga dari awal hingga akhir kompetisi.
PBVSI NTT juga akan membantu menyiapkan berbagai ketentuan teknis yang nantinya disampaikan kepada seluruh peserta melalui mekanisme technical meeting.
Aturan mengenai seragam, disiplin pertandingan, kewajiban peserta, sanksi dan berbagai ketentuan lainnya akan dibahas secara terbuka.
Tujuannya agar seluruh klub memasuki kompetisi dengan pemahaman dan kesepakatan yang sama.
Piala Bergilir, Simbol SMSI Cup Tidak Berhenti di Tahun Pertama
Salah satu gagasan yang mendapat perhatian dalam pembahasan adalah konsep piala bergilir.
Bagi PBVSI NTT, keberadaan piala bergilir bukan hanya persoalan penghargaan, tetapi juga menjadi simbol keberlanjutan.
“Kalau sudah menggunakan konsep piala bergilir, maka ini harus memiliki kesinambungan. Artinya, SMSI Cup I bukan kegiatan sekali selesai, tetapi menjadi bagian dari agenda yang terus berkembang,” ujar Marthen.
Piala bergilir nantinya diharapkan menjadi salah satu identitas utama SMSI Cup.
Semakin lama turnamen berlangsung dan semakin besar reputasinya, semakin tinggi pula gengsi kompetisi di mata klub-klub peserta.
Selain penghargaan utama, pembahasan juga mencakup konsep apresiasi bagi tim-tim terbaik hingga akhir kompetisi.
Namun, PBVSI NTT mengingatkan bahwa orientasi utama turnamen tidak boleh semata-mata pada hadiah.
Yang lebih penting adalah menciptakan kompetisi, membangun pengalaman bertanding, meningkatkan prestasi dan menumbuhkan kebanggaan atlet.
“Medali dan prestasi adalah kebanggaan. Tetapi yang lebih penting adalah kesempatan atlet untuk tampil dan berkembang,” kata Marthen.
Kolaborasi Dua Kekuatan untuk Marwah Voli NTT
Pertemuan lanjutan tersebut mempertegas arah besar yang ingin dibangun melalui SMSI Cup I 2026.
SMSI NTT akan mengoptimalkan kekuatan jaringan media, publikasi, komunikasi digital dan promosi.
Di sisi lain, PBVSI NTT akan memastikan kualitas penyelenggaraan melalui tata kelola kompetisi dan ekosistem olahraga bola voli.
“Saya percaya, SMSI punya jaringan media dan keahlian publikasi, sementara PBVSI punya ekosistem bola voli. Kalau dua kekuatan ini bertemu, SMSI Cup bisa menjadi panggung kompetisi yang besar,” kata Winston.
Kolaborasi ini juga diharapkan mampu memperluas informasi turnamen hingga ke berbagai kabupaten dan kota di NTT.
Klub-klub bola voli dari berbagai daerah diharapkan mendapatkan informasi lebih awal sehingga memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan tim.
PBVSI NTT menyatakan siap membantu menyebarluaskan informasi serta mendukung komunikasi dengan jajaran organisasi bola voli di tingkat kabupaten dan kota.
Dengan perencanaan matang, tata kelola profesional, sistem kompetisi berkualitas dan publikasi media yang kuat, SMSI Cup I Tahun 2026 diharapkan menjadi lebih dari sekadar turnamen bola voli.
Ajang ini dibidik sebagai momentum lahirnya tradisi baru.
Tradisi kompetisi yang memberi ruang kepada atlet untuk bertanding.
Tradisi kompetisi yang membuka jalan bagi munculnya talenta-talenta baru.
Dan tradisi kompetisi yang secara perlahan mengangkat marwah bola voli Nusa Tenggara Timur.
SMSI NTT dan PBVSI NTT kini optimistis bahwa langkah pertama melalui SMSI Cup I 2026 dapat menjadi fondasi menuju turnamen yang semakin besar pada tahun-tahun berikutnya.
Targetnya sederhana, tetapi penuh ambisi.
Membangun kepercayaan pada tahun pertama. Meningkatkan kualitas pada tahun kedua. Dan menjadikan SMSI Cup sebagai salah satu turnamen bola voli yang paling dinanti oleh klub, atlet dan masyarakat NTT pada tahun-tahun berikutnya.
Dari lapangan pertandingan, gaungnya diharapkan menjalar ke media sosial, layar telepon genggam, ruang keluarga hingga pelosok Nusa Tenggara Timur.
Sebab SMSI Cup I 2026 tidak ingin sekadar dikenang sebagai turnamen pertama.
SMSI Cup ingin menjadi awal dari sebuah tradisi besar: membangun kompetisi, menemukan talenta, dan mengangkat marwah bola voli Nusa Tenggara Timur.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










