Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Merajut Asa di Pengungsian, GM PLN NTT Terjun Langsung Salurkan Bantuan dan Penerangan Darurat untuk Korban Gempa Flores

IMG 20260825 WA0011
GM PLN UIW NTT, F.Eko Sulistyono (duduk rompi biru) berkesempatan hadir di tenda pengungsian Lapangan Pendidikan Barangkalong Kecamatan Reok Kabupaten Manggarai dan berdialog langsung dengan para pengungsi gempa bumi Flores.

FLORES, Mensanews.com-  Di tengah kepungan duka dan ketidakpastian pascagempa bumi yang mengguncang Pulau Flores, cahaya penerangan di malam hari menjadi lebih dari sekadar kebutuhan. Ia menjadi simbol bahwa harapan belum padam.

Di tengah situasi tanggap darurat tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur tidak hanya bergerak memulihkan infrastruktur kelistrikan yang terdampak bencana. PLN juga turun langsung ke tengah warga, membawa bantuan kemanusiaan, kebutuhan pokok hingga penerangan darurat bagi masyarakat yang masih bertahan di posko-posko pengungsian.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), General Manager PLN UIW NTT F. Eko Sulistyono, bersama jajaran manajemen, Ketua PIKK PLN UIW NTT dan anggota PIKK, mendatangi langsung sejumlah titik pengungsian selama 20–22 Agustus 2026.

Langkah tersebut menjadi bagian dari respons kemanusiaan PLN untuk memastikan masyarakat terdampak gempa tidak hanya mendapatkan kembali akses listrik, tetapi juga memperoleh dukungan kebutuhan dasar selama masa darurat.

Baca Juga :  Dari Penghasilan Pegawai untuk Terang Warga: Kisah Haru di Oelpuah, Saat PLN NTT Menyalakan Harapan

Menembus Titik-Titik Pengungsian
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung ke sejumlah wilayah terdampak, mulai dari Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai; Mbay, Kabupaten Nagekeo; Posko BPBD Kabupaten Ende; hingga sejumlah posko pengungsian di Kabupaten Sikka.

Bantuan juga menyasar titik-titik krusial lainnya, seperti Posko Lapangan Samador Maumere, Posko Bajawa, Posko Pulau Palue, Desa Maokaro di Ende, kawasan sekitar UPK Flores, serta sejumlah wilayah di Ngada, Nagekeo dan Manggarai.

PLN bahkan memperluas perhatian kepada para pensiunan PLN yang berada di wilayah kerja PLN UP3 Flores Bagian Barat (FBB) dan PLN UP3 Flores Bagian Timur (FBT).

Kehadiran langsung jajaran PLN di lapangan menjadi penting karena kebutuhan masyarakat pascabencana tidak berhenti pada makanan dan air. Ketika warga harus tinggal sementara di tenda atau tempat pengungsian, kebutuhan penerangan, sanitasi, kesehatan serta perlengkapan bayi dan balita ikut menjadi persoalan yang mendesak.

Baca Juga :  Tiga Bulan Listrik Masuk Desa Pathau: Warga Rasakan 'Kemerdekaan' Terang dan Geliat Ekonomi

Karena itu, bantuan yang disalurkan dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar tersebut.
PLN menyalurkan lampu darurat (emergency lamp) dan perlengkapan teknis pendukung kebencanaan, paket sembako, obat-obatan esensial, suplemen kesehatan, perlengkapan mandi atau sanitary kit, hingga kebutuhan khusus bayi dan balita.

Bukan Sekadar Memulihkan Listrik
Bagi PLN, pemulihan pascabencana tidak semata-mata berbicara mengenai tiang listrik, jaringan, gardu atau sistem kelistrikan.

Ada manusia yang harus kembali merasa aman. Ada keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Ada anak-anak yang harus tidur di pengungsian. Dan ada masyarakat yang membutuhkan kepastian bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit itu sendirian.

Baca Juga :  Kepala Daerah Hindari Konflik Kepentingan

General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan kehadiran langsung PLN di posko-posko pengungsian merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mengawal pemulihan kelistrikan sekaligus memberikan dukungan kemanusiaan.

“PLN tidak hanya berfokus pada pemulihan cepat infrastruktur kelistrikan yang terdampak gempa, tetapi juga berikhtiar mendampingi masyarakat dari sisi kemanusiaan. Kami turun langsung ke posko-posko pengungsian untuk memastikan saudara-saudara kita mendapatkan akses penerangan darurat serta kebutuhan logistik pokok yang mendesak,” ujar Eko.

Menurutnya, dalam situasi tanggap darurat, kehadiran dan kecepatan menjadi dua hal penting. PLN terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan berbagai instansi terkait agar dukungan yang diberikan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.