Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Penjaminan Langsung vs Tidak Langsung: Strategi Cerdas PT Jamkrida NTT untuk Pembangunan NTT

Editor: Redaksi
IMG 20250801 WA0007

Menurut Johanis, salah satu perwakilan PT Jamkrida NTT, “Kami mengundang para kontraktor yang telah memenangkan proyek untuk langsung mengurus jaminan di PT Jamkrida NTT. Prosesnya cepat, transparan, dan mendukung kelancaran pelaksanaan proyek.” Jelas Johanis, kepada Media ini, Jumad 1 Agustus 2025 di Kupang.

Keunggulan skema penjaminan langsung ini adalah efisiensi waktu dan transparansi yang memudahkan kontraktor untuk memenuhi persyaratan administrasi tanpa harus melalui perantara.

Penjaminan Tidak Langsung: Sinergi Strategis dengan Bank dan Lembaga Keuangan

Selain penjaminan langsung, PT Jamkrida NTT juga mengembangkan skema penjaminan tidak langsung melalui kemitraan strategis dengan Bank NTT. Melalui mekanisme ini, ketika nasabah mengajukan pinjaman modal kerja khususnya untuk sektor konstruksi, Bank NTT secara otomatis meneruskan permohonan penjaminan tersebut kepada PT Jamkrida NTT.

Baca Juga :  Magang di Israel, Dua Pemuda Asal Talibura Temui Wabup: Bawa Ilmu untuk Revolusi Pertanian Sikka

Tidak hanya terbatas pada Bank NTT, kemitraan ini juga diperluas kepada BPR dan koperasi yang merupakan bagian dari ekosistem pembiayaan UMKM di NTT. Dengan demikian, UMKM yang membutuhkan modal kerja dapat lebih mudah mengakses jaminan kredit yang kredibel.

Dampak Positif bagi Pembangunan Daerah

Skema penjaminan langsung dan tidak langsung ini tidak hanya mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di NTT tetapi juga memperkuat permodalan UMKM, yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Sinergi antara PT Jamkrida NTT dengan institusi keuangan lokal menciptakan ekosistem pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan, membuka peluang usaha yang lebih luas bagi pelaku bisnis di NTT.