Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka, Germanus Goleng, turut menyampaikan rasa syukur atas terbitnya buku muatan lokal tersebut. Menurutnya, buku ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas PKO Kabupaten Sikka, Penerbit Airlangga, serta para budayawan dan guru yang memiliki kompetensi dalam penulisan buku pelajaran.
“Muatan lokal kini menjadi mata ia pelajaran wajib di Kabupaten Sikka, dan buku ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam melestarikan budaya melalui pendidikan,” kata Germanus.
Peluncuran buku ini dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah daerah, budayawan, tim penulis, serta komunitas budaya seperti Nyong Franco dari Sikka Pedia. Kehadiran mereka menegaskan sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya yang kaya di Kabupaten Sikka.
Dengan adanya buku ini, diharapkan generasi muda tidak hanya mengenal, tetapi juga menghargai dan meneruskan tradisi tenun ikat, bahasa, dan budaya Sikka sebagai bagian dari identitas bangsa yang unik dan berharga.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










