Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

IKAS Kupang, Pilar Persatuan dan Pembangunan: Wagub NTT Buka Mubes IV dengan Pesan Transformasi SDM

Editor: Redaksi
IMG 20250906 WA0053

Kupang, Mensanews.com
Musyawarah Besar (Mubes) ke-IV Ikatan Keluarga Asal Sumba (IKAS) Kupang resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, Jumat sore di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang. Momentum lima tahunan ini tak hanya menjadi ruang reorganisasi, tapi juga menjadi panggung kebangkitan nilai-nilai kebersamaan masyarakat Sumba dalam mendukung pembangunan Provinsi NTT dari akar budaya dan sosial yang kuat.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Johni Asadoma menegaskan bahwa masyarakat Sumba memiliki peran sentral dalam pembangunan daerah, dengan kontribusi nyata yang telah berlangsung selama puluhan tahun di berbagai sektor.

“Dengan SDM yang unggul, saya berharap IKAS turut memberi kontribusi terbaik bagi pembangunan NTT,” ungkapnya.
“Kita bersyukur bahwa NTT tetap aman dan damai di tengah situasi nasional. Ketertiban dan keamanan adalah fondasi pembangunan bangsa,” lanjutnya.

Mubes IKAS: Titik Balik untuk Masa Depan SDM Sumba di NTT

Tema besar yang diangkat Wakil Gubernur dalam pidato arahannya adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM), sebagai jawaban atas tantangan rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di NTT. Ia menyoroti bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan dua pilar utama yang perlu diperkuat, dan IKAS memiliki posisi strategis dalam memobilisasi kesadaran akan pentingnya hal tersebut.IMG 20250906 WA0051

“Harapan lama sekolah kita masih rendah. Karena itu, pendidikan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang,” tegas Johni Asadoma.
Ia juga menyebutkan bahwa penanganan stunting merupakan bagian integral dari menyiapkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas.

63 Tahun Mengakar, IKAS Diminta Menjadi Motor Penggerak Ekonomi & Sosial

Wali Kota Kupang, Christian Widodo, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan penghormatan tinggi kepada eksistensi IKAS yang telah berdiri sejak tahun 1962. Menurutnya, organisasi ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keharmonisan sosial dan membentuk karakter generasi muda asal Sumba di kota Kupang.

Baca Juga :  Bersama Partai Bulan Bintang, Rapper Asal Malaka Siap Maju Caleg DPRD Di Dapil II