Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Membangun Masa Depan Ekonomi: Gubernur NTT Gagas Mimpi Besar di Tengah Wisuda STIE Putra Timor

Reporter : Oll Editor: Redaksi
IMG 20251004 WA0014

Kolaborasi Multisektor
Merangkul kerjasama antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil untuk menciptakan pembangunan ekonomi inklusif.

Peran UMKM dan Inisiatif Lokal: Dari KUR hingga OVOP

Gubernur juga menekankan peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia. UMKM menyumbang sekitar 61% terhadap PDB nasional dan menyerap hampir 97% tenaga kerja. Program-program seperti Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM), Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan pelatihan wirausaha terus didorong untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha kecil di NTT.

Baca Juga :  Direksi Baru Bank NTT Dilantik, Gubernur NTT: Fokus pada Tata Kelola dan Digitalisasi

Selain itu, program One Village One Product (OVOP) juga menjadi sorotan. Inisiatif ini dinilai efektif dalam mengangkat potensi unik desa-desa di NTT melalui produk lokal seperti kerajinan, pangan lokal, dan kuliner khas. OVOP tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk desa, tapi juga mendorong pelestarian budaya dan membuka akses pasar yang lebih luas.

Wisudawan: Pilar Masa Depan Ekonomi Daerah

Dalam bagian akhir pidato, Gubernur menyampaikan harapan besar kepada para wisudawan dan wisudawati STIE Putra Timor Kupang. Mereka dipandang sebagai agen perubahan yang akan membawa ilmu ekonomi ke tengah-tengah masyarakat untuk menciptakan kemajuan nyata.

Baca Juga :  Bupati Simon Serukan Melayani dengan Hati, Merangkul dengan Kasih

“Dengan integritas, profesionalisme, dan semangat inovasi, kalian siap menghadapi masa depan dengan optimisme. Ilmu yang kalian peroleh adalah senjata untuk membangun NTT yang lebih sejahtera,” tutur Mandala.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para orang tua dan keluarga yang telah mendukung perjalanan akademik mahasiswa hingga mencapai hari bersejarah tersebut.

Seruan untuk Kebangkitan NTT

Pidato tersebut ditutup dengan seruan penuh semangat: “Ayo Bangun STIE Putra Timor! Ayo Bangun NTT!” Sebuah panggilan yang bukan hanya ditujukan kepada para lulusan, tetapi juga kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun masa depan ekonomi yang berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur.

Baca Juga :  Trio Melki-Jhoni-Joss Jadi Penanggung Jawab Utama PON 2028 di NTT

Pidato ini menunjukkan arah pembangunan ekonomi daerah yang berbasis pada pemberdayaan sumber daya lokal, inovasi, dan penguatan kapasitas manusia. STIE Putra Timor sebagai institusi pendidikan tinggi ekonomi diharapkan dapat menjadi motor penggerak perubahan tersebut.