Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Gubernur NTT: Kita Harus Fokus Pada Program Utama

IMG 20201010 WA0003 1

“Kami berkomitmen agar kondisi masyarakat Sumba Barat Daya pada masa lima tahun ke depan akan mengalami peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan sebagai dampak dari kemajuaan Tata Kelola apemerintahan dan pelayanan kebutuhan masyarakat yang lebih berkualitas. Kami siap mendukung program Tanam Jagung, Panen Sapi. Potensi lahan jagung di sini adalah 45ribu hektar.” jelas Kodi Mete.

Ada beberapa hal, lanjut Kornelius Kodi Mete, yang membutuhkan perhatian Pemerintah Daerah dan intervensi dari Pemerintah Provinsi. Di antaranya infrastruktur, pertanian, pariwisata serta gizi buruk dan stunting. Gizi buruk dan stunting menjadi perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten SBD.

“Ada 1.122 balita gizi kurang, 491 balita gizi buruk, 5.291 yang stunting. Upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah adalah sosialisasi 1.000 hari pertama kelahiran bagi lintas sektor, pendampingan pola makan, pelatihan penangan gizi buruk terintegrasi, pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita serta penyuluhan di posyandu, tempat umum dan tempat ibadah. Kami juga tempatkan 5 sarana pelopor kesehatan di setiap Desa,” jelas Kornelius.

Baca Juga :  Gubernur VBL Berikan Apresiasi, Atas Penghargaaan Green Port Yang Diraih Pelabuhan Tenau Kupang

Tampak hadir pada kegiatan tersebut Staf Khusus Gubernur, Pimpinan Perangkat Daerah Provinsi dan Kabupaten SBD, Unsur Forkompinda SBD, Para Camat dan Kepala Desa/Lurah se-SBD, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Insan Pers dan undangan lainnya.

_Presiden Ke Sumba Bulan Desember_

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur VBL ungkapkan Presiden Jokowi sangat mencintai NTT.

“Presiden sudah janji dan mengiyakan untuk datang ke Sumba pada bulan desember nanti. Presiden juga telah putuskan Sumba ini sebagai salah satu daerah untuk bangun Food Estate atau sumber pangan nasional,” jelas Gubernur VBL.

Baca Juga :  Satu Desa Satu Produk (OVOP): Strategi Pemerintah untuk Meningkatkan Daya Saing NTT di Pasar Global

Reporter: Humas NTT

Editor     : Maria B7