Informasi tersebut sekaligus memberikan gambaran bahwa laporan tidak hanya menyajikan angka donasi, tetapi juga mencantumkan komponen lain yang muncul dalam rekening selama periode penggalangan dana.
Dari ASN hingga Pelajar Ikut Bergerak
Besarnya donasi yang terkumpul tidak terlepas dari keterlibatan berbagai kelompok masyarakat.
ASN dan perangkat daerah menjadi salah satu sumber kontribusi. Dukungan juga datang dari instansi dan lembaga pemerintah, serta lingkungan pendidikan melalui sekolah dan peserta didik.
Kontribusi juga berasal dari dunia usaha dan organisasi, masyarakat umum hingga donatur individu.
Keberagaman sumber tersebut memperlihatkan bahwa gerakan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa Flores melibatkan berbagai lapisan. Masing-masing memberikan kontribusi melalui kemampuan dan ruang yang tersedia.
Kotak donasi di area Pameran Pembangunan juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan bantuan secara langsung. Dari ruang pemerintahan, sekolah, dunia usaha hingga masyarakat umum, pengumpulan dana tersebut menjadi bagian dari gerakan solidaritas kemanusiaan NTT.
“Dari NTT untuk Flores”
Penggalangan donasi tersebut membawa pesan solidaritas “Dari NTT untuk Flores”. Pesan itu menjadi penanda bahwa bencana yang terjadi di Flores dipandang sebagai persoalan kemanusiaan yang membutuhkan kepedulian bersama.
Bagi masyarakat terdampak gempa, dukungan tidak semata-mata berbentuk materi. Bantuan juga menjadi simbol bahwa mereka tidak menghadapi masa pemulihan seorang diri.
Dalam konteks bencana, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak sekaligus memperkuat semangat pemulihan.
Transparansi Menjadi Bagian Penting
Penggalangan dana dalam jumlah besar selalu membutuhkan pencatatan dan informasi yang dapat diketahui publik.
Dalam laporan tersebut, sejumlah informasi utama disampaikan secara terbuka, mulai dari total donasi Rp1.505.060.427,97, periode transaksi 21 Agustus–17 September 2026, sumber donasi, dana yang telah dipindahbukukan, saldo akhir rekening, hingga bunga bank.
Penyampaian rincian tersebut menjadi bagian dari transparansi pengelolaan dana kemanusiaan yang dihimpun melalui kegiatan Pameran Pembangunan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi NTT.
Angka Rp1,5 miliar lebih akhirnya bukan sekadar catatan finansial. Di balik nominal tersebut terdapat partisipasi ASN, perangkat daerah, lembaga pemerintah, pelajar, dunia usaha, organisasi, masyarakat dan donatur individu yang memilih menyisihkan sebagian yang dimiliki untuk membantu sesama.
Dari NTT untuk Flores, solidaritas itu kini tercatat dalam angka: Rp1.505.060.427,97.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










