Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kadis P&K NTT Dorong Sekolah  Ikut SMSI Cup I 2026, Potensi Nonakademik Pelajar Jadi Sorotan

Reporter : Ollchania
IMG 20260917 WA0042

KUPANG, Mensanews.com- Sekolah tidak cukup hanya mencetak siswa dengan nilai akademik tinggi. Di tengah tuntutan pendidikan yang semakin kompleks, kemampuan siswa di luar ruang kelas termasuk bakat dan prestasi olahraga dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk karakter sekaligus membuka jalan bagi lahirnya talenta unggulan daerah.

Pandangan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ambrosius Kodo, S.Sos., M.M., saat ditemui media di ruang kerjanya, Kamis, 17 September 2026.

Ambros memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Turnamen Bola Voli SMSI Cup I 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 3–15 Oktober 2026.
Menurut Ambros, prestasi akademik tetap menjadi salah satu fondasi utama pendidikan. Namun, perhatian terhadap potensi nonakademik siswa tidak boleh dikesampingkan.

Baca Juga :  Publik Pertanyakan Keabsahan Ijazah yang Ditandatangani Plt Kepala Sekolah SMKN 5 Kupang

“Ya, jadi memang prestasi akademik itu penting namun mengembangkan potensi non akademik juga perlu,” tegas Ambros.

Pernyataan tersebut menempatkan kegiatan olahraga pelajar bukan sekadar aktivitas tambahan di luar proses belajar mengajar. Olahraga dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan disiplin, kerja sama, sportivitas, tanggung jawab, serta kemampuan menghadapi tekanan dan tantangan.

Sekolah Diminta Tidak Melewatkan Momentum

Atas dasar itu, Ambros secara khusus mengimbau sekolah-sekolah di NTT, termasuk jenjang SMA dan SMK, untuk mengambil bagian dalam SMSI Cup I 2026.

Baca Juga :  Kunker Ke Tiga Sekolah PAUD, Ketua TP PKK Tekankan Ajarkan Anak Etika Dalam Pendidikan Sejak Usia Dini

Ia melihat turnamen yang digagas Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi NTT tersebut sebagai salah satu ruang bagi sekolah untuk memberi kesempatan kepada siswa mengembangkan bakat olahraga.

“Karena itu saya menghimbau bagi sekolah-sekolah termasuk SMA dan SMK se-NTT untuk ikut berpartisipasi dan ambil bagian dalam ajang sportivitas yang juga merupakan seleksi untuk PON 2028 mendatang,” lanjutnya.

Dorongan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara lingkungan pendidikan dan dunia olahraga dalam membangun ekosistem pembinaan atlet muda di NTT.

Baca Juga :  SMAS Nesi Neonmat NTT : Hadir Dari Kekosongan Menuju Pemenuhan.

Bagi pelajar yang memiliki kemampuan di cabang olahraga bola voli, kompetisi seperti SMSI Cup I 2026 dapat menjadi panggung untuk menguji kemampuan secara langsung melalui pertandingan kompetitif.

Dari Lapangan Sekolah Menuju Panggung Lebih Besar

SMSI Cup I 2026 tidak hanya diarahkan menjadi kompetisi antarklub atau antarpelajar. Ajang tersebut juga membawa misi yang lebih luas, yakni membuka ruang bagi munculnya pemain-pemain muda potensial dari NTT.