Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Apresiasi Sukses PESONAS II, Gubernur Melki Tegaskan NTT Siap Menuju Tuan Rumah PON 2028

IMG 20261019 WA0065

Agar dampaknya lebih luas, peluang ekonomi tersebut perlu didukung keterlibatan pelaku usaha lokal dan kesiapan produk serta layanan yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung.
Keempat, sukses pariwisata.

PON 2028 diharapkan menjadi panggung untuk memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan destinasi wisata unggulan NTT kepada masyarakat dari berbagai daerah.

Kehadiran atlet, ofisial, pendukung, dan pengunjung dapat menjadi kesempatan memperluas promosi destinasi wisata NTT. Upaya tersebut perlu terhubung dengan strategi promosi yang terarah agar pengenalan daerah selama PON dapat berlanjut menjadi minat kunjungan wisata.

Kelima, sukses administrasi.
Melki menekankan pentingnya tata kelola keuangan dan administrasi yang transparan, akuntabel, tertib, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Aspek ini menjadi bagian penting dalam memastikan setiap program dan penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan. Perencanaan, pelaksanaan, dokumentasi, pengawasan, dan pelaporan perlu berjalan secara tertib untuk meminimalkan risiko persoalan administratif maupun hukum.

Kelima target tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan PON 2028 perlu diukur secara menyeluruh. Kelancaran pertandingan harus berjalan seiring dengan peningkatan prestasi atlet, manfaat ekonomi bagi masyarakat, promosi pariwisata, serta pengelolaan anggaran yang bertanggung jawab.

Baca Juga :  Pj. Gubernur Resmikan Gedung Kantor Bank NTT Cabang Bajawa dan Launching Mall Pelayanan Publik Kabupaten Ngada

Selain membahas persiapan PON 2028, Gubernur Melki turut menyoroti peluncuran NTT Branding dengan slogan Nature Transforms Tomorrow dalam ajang The 2nd Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) 2026 di Bali, yang dilakukan oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma.

Peluncuran branding tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTT memperkuat identitas pariwisata daerah, memperluas jangkauan promosi, serta meningkatkan daya saing destinasi NTT di tingkat nasional dan internasional.

Melki berharap NTT Branding dapat mempermudah pemerintah daerah memperkenalkan kekayaan alam, budaya, dan potensi unggulan daerah kepada masyarakat luas, termasuk pasar pariwisata dunia.

“Mudah-mudahan dengan Branding NTT tersebut, kita lebih mudah memperkenalkan semua potensi di NTT ke tingkat dunia,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa branding tidak boleh berhenti sebagai identitas visual atau slogan promosi. Seluruh perangkat daerah perlu mengambil bagian dalam memperkenalkan potensi daerah melalui program yang terarah dan berkelanjutan.

Upaya tersebut dapat diperkuat melalui promosi destinasi wisata, pengembangan produk lokal, pengenalan budaya, serta kolaborasi dengan pelaku usaha dan pemangku kepentingan pariwisata.
Dalam konteks persiapan PON 2028, NTT Branding juga diharapkan dapat memperluas eksposur daerah ketika perhatian masyarakat nasional tertuju pada penyelenggaraan ajang olahraga tersebut.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Hari Kedua di Maumere: Gubernur NTT Minta Gunakan Pola Baru untuk Dorong Peningkatan PAD

Dengan demikian, promosi pariwisata dan penyelenggaraan olahraga dapat saling mendukung dalam memperkenalkan NTT sebagai daerah dengan kekayaan alam, budaya, dan potensi ekonomi yang beragam.

Pada bagian akhir arahannya, Gubernur Melki menyampaikan informasi mengenai Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN Pemerintah Provinsi NTT untuk tahun 2026 yang akan dibayarkan selama empat bulan terakhir tahun ini.

Ia berharap informasi tersebut disambut dengan rasa syukur sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan disiplin, tanggung jawab, dan kualitas pelayanan publik.

Menurutnya, kesejahteraan aparatur harus berjalan seiring dengan komitmen untuk memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Pesan tersebut menjadi relevan di tengah persiapan berbagai agenda strategis daerah, termasuk PON XXII Tahun 2028 dan penguatan promosi pariwisata melalui NTT Branding.
ASN sebagai pelaksana pemerintahan memiliki peran penting dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai perencanaan, koordinasi antarlembaga berlangsung efektif, dan pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan.

Baca Juga :  Usai Ikuti Perayaan Minggu Palem, Bupati Simon berkunjung Ke Alumni SD Katolik Weoe II

Karena itu, Melki mengajak seluruh jajaran Pemprov NTT menjaga semangat kebersamaan, memperkuat koordinasi, serta bekerja secara optimal dalam mendukung pembangunan daerah.

Apresiasi atas penyelenggaraan PESONAS II 2026 menjadi pengingat bahwa kualitas pelayanan dan kemampuan mengelola kegiatan berskala nasional merupakan modal penting bagi NTT untuk melangkah menuju agenda yang lebih besar.

Persiapan PON XXII Tahun 2028 membutuhkan kerja bersama, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, organisasi olahraga, pelatih, atlet, pelaku usaha, hingga masyarakat.

Di sisi lain, target sukses ekonomi, pariwisata, prestasi, dan administrasi menuntut agar persiapan tidak hanya berfokus pada hari pelaksanaan pertandingan, tetapi juga pada manfaat jangka panjang bagi daerah.

Melalui evaluasi PESONAS II, pembenahan venue, penguatan pembinaan atlet, promosi NTT Branding, dan peningkatan kualitas pelayanan ASN, Pemerintah Provinsi NTT berharap dapat membangun fondasi yang lebih kuat untuk menyukseskan PON 2028.

Bagi NTT, keberhasilan menjadi tuan rumah bukan sekadar menyelenggarakan pertandingan, melainkan juga menghadirkan kesempatan untuk meningkatkan prestasi olahraga, menggerakkan ekonomi masyarakat, memperkenalkan pariwisata, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan.