“Setelah distribusikan kepada kelurahan selanjutnya akan disalurkan kepada para korban atau warga terdampak,” katanya.
Jemy memastikan tidak ada penumpukan bantuan di BPBD Kota Kupang. Bantuan-bantuan sudah disalurkan ke 31 kelurahan dan sisanya segera disalurkan setelah proses pengemasan selesai.
“Saat berlangsung pengemasan logistik paket bantuan kemarin pagi kami mendadak dikunjungi beberapa orang yang tidak kami ketahui namanya karena tidak menunjukkan surat tugas atau tanda pengenal apapun,
yang kami kenali hanya Ibu Walde Taek anggota DPRD Kota Kupang. Mereka datang melihat-lihat bahkan mengambil foto kondisi gudang logistik. Tidak lama muncul info viral bahwa ada penumpukan bantuan di gudang BPBD. Padahal info itu tidak benar,” ungkapnya.
Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak termakan informasi yang tak benar. Ia menegaskan saat ini pihaknya sedang menyelesaikan administrasi dan juga pengemasan. “Bantuan yang kita terima harus dibuatkan berita acara dan dikemas secara baik sehingga perlu waktu, tidak benar ada penumpukan. Semua sudah sesuai jadwal dan prosedur. Bantuan antara lain ada masker 200 boks, sabun cair 469, tenda 10 pieces, selimut 100 pieces, hand sanitizer 1.000 pieces, beras dan air mineral,” kata Jemy. (*/Oll)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










