Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Diutus Jadi perwakilan Masyarakat Dari NTT Ke Istana Negara, Dr. Frits Fangidae : “Vaksin Untuk Sehat Dan Sejahterah”.

Dr.Frid
Dr.Frits Fangidae bersama Pengurus Nasdem NTT, Alex Ena, Boby Fangidae, dan Yusak Meok

Menurutnya, terkait dengan akselerasi vaksinasi Presiden Jokowi menekankan bahwa mulai bulan September dan Oktober proses vaksinasi akan dipercepat. Karena selama ini vaksin yang masuk ke Indonesia sangat terbatas sehingga mengakibatkan kegiatan vaksinasi di NTT menjadi lamban.

“Pada bulan September dan Oktober itu komitmennya sudah jelas bahwa September akan masuk 70 juta  unit vaksin dan Oktober 80 juta unit vaksin sehingga proses vaksinasi itu bisa dipercepat, agar PPKM level 4 yang ditetapkan di NTT bisa turun ke level 3,dari level 3 ke level 2.”, Tandas Dr.Frits

Ia menjelaskan bahwa berkaitan dengan itu presiden meminta kepada gubernur untuk mengarahkan seluruh kekuatan pemerintah, kekuatan masyarakat untuk bisa terlibat dalam proses akselerasi vaksinasi ini. Untuk itu diminta supaya pemerintah mengambil tindakan-tindakan cepat dalam kaitannya dengan

Baca Juga :  Bupati Simon: Anda Coba Menyerang Nama Baik Saya Akan Berhadapan Dengan Penegak Hukum

“Terkait dengan percepatan vaksinasi di NTT, bapak Gubernur akan  menyiapkan, memfasilitasi,  tenaga-tenaga vaksinator, IT, mahasiswa sekolah kesehatan, yang dianggap sudah memiliki pengetahuan cukup, yang akan terlibat dalam proses vaksinasi sehingga semua bergerak serentak, bergerak bersama, terpadu agar proses vaksinasi ini bisa berjalan dengan baik,” Kata Dr.Frist

Pesan terakhir, dari presiden Jokowi kepada bapak Gubernur NTT, lanjur Dr. Frits bahwa “tidak boleh ada vaksin yang tersimpan lama di gudang. Kalau sudah tiba harus segera dieksekusi, segera lakukan vaksinasi”,tegasnya.

Baca Juga :  Wakil Mendagri RI Punya Ingatan Tajam Untuk Malaka

Ia menambakan agar vaksinasi dapat dipercepat, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, pemerintah harus bersinergi dengan seluruh kekuatan di dalam masyarakat baik itu TNI, Polri, kekuatan keagamaan, kekuatan sosial lainnya untuk akselerasi vaksinasi. “Saya kira ini pesan khusus yang disampaikan oleh Bapak presiden kepada Bapak Gubernur NTT, untuk  segera menindaklanjuti bersama pemerintah kabupaten kota dan semua kekuatan yang ada di dalam masyarakat,” tutup Dr.Frits. (Oll)