Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh para pimpinan perguruan tinggi terkemuka di Sikka, seperti Universitas Nusa Nipa Indonesia (UNIPA), IFTK Ledalero, IKIP Muhammadiyah Maumere, Poltekkes Sta. Elisabeth, Akademi Farmasi Fransiskus Xaverius, dan Politeknik Christo Re Maumere.
Para rektor menyambut baik program ini dan menyatakan komitmennya untuk terlibat aktif dalam proses seleksi, pendampingan, hingga pelibatan mahasiswa dalam program pembangunan berbasis riset.
Rancangan Teknis: Seleksi Ketat, Dampak Nyata
Plt. Asisten 3 sekaligus Kepala Bapperida, Margaretha Movaldes da Maga Bapa, ST., M.Eng, menjabarkan rancangan teknis program ini, mulai dari mekanisme seleksi yang berbasis kriteria objektif dan data kemiskinan, hingga sistem monitoring dan evaluasi jangka panjang.
“Kami ingin mahasiswa yang terpilih tidak hanya mendapat beasiswa, tapi juga terlibat dalam pembangunan baik dalam KKN tematik, riset kolaboratif, maupun program pengabdian di wilayah asal mereka,” jelasnya.
Strategi ini diyakini akan memperkuat dampak langsung beasiswa terhadap percepatan penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Sikka.
Menuju Sikka Inklusif dan Berdaya Saing
Dengan pendekatan holistik ini, Pemkab Sikka menegaskan bahwa pendidikan tinggi adalah hak seluruh warga, bukan hak istimewa segelintir orang. Program “1 RTM, 1 Sarjana” menjadi bentuk nyata dari komitmen pemerintah membangun daerah dari pinggiran, dengan manusia sebagai subjek utama pembangunan.
Bupati JPYK menutup dengan harapan besar:
“Kita tidak sedang mendidik sarjana untuk kota besar. Kita sedang mencetak pemimpin masa depan yang akan membangun kembali Sikka dari kampung-kampungnya.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










