Dia mengutip bahwa hubungan pertalian darah antara Melki Laka Lena dan keluarga Payeti telah terputus lantaran berbagai kesibukan masing-masing sejak lama. Namun, saat ini kembali terajut, ini menjadi sebuah momentum bersejarah. “Selama ini, masyarakat Sumba hanya berikan suaranya untuk calon yang bukan masyarakat Sumba. Namun, dengan adanya tokoh muda berdarah Sumba seperti Melki Laka Lena, saya sangat yakin akan keberhasilan paket MELKI-JOHNI di pulau Sumba,” ujar Niga Dapawole.
Niga Dapawole juga mengutip bahwa ada berbagai latar belakang yang menyebabkan keluarga saat ini tidak mengetahui tentang keturunan dan pertalian keluarga. “Tetapi, Tuhan berkenan Melki Laka Lena menemukan asal usulnya. Ini menjadi kekuatan leluhur turut bekerja untuk kemenangan MELKI-JOHNI untuk menjadi Gubernur NTT. Masyarakat Sumba akan merasa bangga setelah Almarhum Bapak El Tari, karena dalam sejarah pertama kali ada calon Gubernur NTT yang berdarah Sumba, dan kini dia memiliki koneksi dengan keluarga Payeti,” katanya.
Setelah melihat apresiasi dan keyakinan Niga Dapawole terhadap ritual adat Payeti, pendukung MELKI-JOHNI di Sumba semakin meningkat. Semakin banyak masyarakat Sumba yang berharap Melki Laka Lena bisa membawa perubahan dan kebaikan bagi masyarakat Sumba dan NTT. (Tim)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










