Kekecewaan ini juga tercermin dalam sikap warga yang semakin apatis terhadap proses politik. Bagi mereka, memilih pasangan calon lain hanya akan mengulang sejarah yang sama, yakni janji-janji yang tidak pernah terlaksana.
“Kami ingin pemimpin yang benar-benar peduli dengan kebutuhan kami, bukan hanya sekadar berjanji saat kampanye, lalu mengabaikan kami setelah terpilih.” Tambahnya.
Pernyataan tegas ini mencerminkan ketidakpuasan warga mewakili warga Lakulo Simon Bria berharap agar SN-FBN memastikan bahwa janji mereka dapat direalisasikan dengan transparansi dan akuntabilitas.
Pilihan politik warga Lakulo kemungkinan besar akan tetap pada satu titik yaitu SN-FBN untuk tidak memilih calon-calon yang hanya mengandalkan kata-kata tanpa bukti nyata.
Kekecewaan ini adalah panggilan untuk perbaikan, dan sudah saatnya SN-FBN yang mendengar suara hati rakyat yang ingin melihat perubahan sesungguhnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










