“Ini kebutuhan mendesak masyarakat. Tidak boleh setiap musim hujan warga hidup dalam ketakutan karena air masuk ke kampung dan menggenangi rumah maupun jalan,” tegas Andri.
Ketua Fraksi NasDem Malaka itu menilai pemerintah perlu segera melakukan langkah konkret melalui pembangunan drainase yang memadai dan penguatan tanggul agar persoalan serupa tidak terus berulang setiap tahun.
Ia memastikan seluruh aspirasi masyarakat Desa Naas akan dibawa dalam pembahasan di DPRD Kabupaten Malaka untuk diperjuangkan menjadi prioritas pembangunan daerah.
“Kita tidak ingin masyarakat terus hidup dalam kondisi seperti ini. Infrastruktur dasar harus menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan warga,” ujarnya.
Kegiatan reses tersebut berlangsung penuh keakraban, namun sarat dengan keluhan masyarakat terkait kebutuhan infrastruktur yang dinilai belum tersentuh maksimal.
Bagi warga Desa Naas, reses tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang untuk menyampaikan langsung persoalan nyata yang mereka alami setiap tahun terutama ancaman genangan air yang hingga kini belum sepenuhnya teratasi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










