“Baru-baru ini kami dilanda bencana Seroja sehingga bisa kami minta sumur bor, air bersih untuk bisa membantu masyarakat khusus yang terkena bencana Benenai karena kami punya sungai yang besar,” pungkas Bupati Simon.
Sementara Direktur Lembaga UPKM/CD Bethesda Yakkum Sukendri Siswanto menyatakan bahwa CD Bethesda bekerja di wilayah Malaka ini sejak tahun 2002, kemudian ada program baru pada tahun 2015 dan selama 6 tahun kami bekerja di 12 desa di kabupaten Malaka maka program 12 Desa ini sudah berakhir dan saat ini kami memasuki program untuk periode yang baru untuk 3 tahun dan akan berakhir pada tahun 2024.
“Program ini adalah upaya meningkatkan peran masyarakat untuk berkontribusi dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas” jelas Bupati Simon.
Kami mengharapkan dukungan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Malaka dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat dan tetap berkomitmen baik Pemda, Kepala Desa, Petugas Kesehatan dan mitra lain untuk melanjutkan peningkatan membangun pelayanan sistem kesehatan desa,”tutupnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









