Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Revolusi Pendidikan Lokal: Bupati Sikka Resmi Luncurkan Buku Tenun Ikat dan Budaya Sikka

Editor: Redaksi
IMG 20250811 WA0028

Maumere, Mensanews.com – Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, SH, atau yang akrab disapa JPYK, secara resmi meluncurkan buku muatan lokal berjudul Tenun Ikat, Bahasa dan Budaya Sikka yang diperuntukkan bagi jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Acara peluncuran berlangsung meriah di Aula SMAN 1 Maumere, Sabtu (9/8/2025).

Peluncuran buku ini menjadi momen penting dalam upaya pelestarian budaya dan penguatan identitas lokal Kabupaten Sikka, di tengah derasnya arus globalisasi dan perubahan zaman. Bupati JPYK menegaskan bahwa kekayaan budaya, bahasa, serta kearifan lokal di Kabupaten Sikka merupakan warisan tak ternilai yang wajib dijaga dan dilestarikan.

“Buku ini bukan sekadar bahan ajar, tapi cermin kekayaan budaya dan bahasa daerah yang harus kita wariskan kepada generasi penerus,” ujar JPYK. Ia juga mengapresiasi kerja keras para penulis, budayawan, serta semua pihak yang terlibat dalam penyusunan buku tersebut.

Baca Juga :  Debat Calon Bupati Malaka: Ketua KPU Ajak Semua Pihak Lindungi Stabilitas Politik

Buku Tenun Ikat, Bahasa dan Budaya Sikka dirancang sebagai panduan pembelajaran yang menarik dan kontekstual, sesuai dengan karakter dan kebutuhan masyarakat Sikka. Dengan muatan lokal yang kuat, buku ini diharapkan mampu membangun rasa bangga dan kecintaan siswa terhadap budaya daerah.IMG 20250811 WA0030

Selain peluncuran buku, Bupati JPYK mengusulkan pengintegrasian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), hingga jenjang SD dan SMP. Salah satu gagasan konkret yang disampaikan adalah penetapan satu hari dalam seminggu sebagai “Hari Bahasa Daerah” di seluruh sekolah di Kabupaten Sikka, untuk menanamkan kebiasaan menggunakan bahasa daerah dan memperkuat identitas budaya.