Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Silet Open Up Guncang Maumere: Tabola Bale Jadi Simfoni Puncak di Festival Jelajah Maumere

Editor: Redaksi
IMG 20250918 WA0003

Maumere, Mensanews.com- Nama Silet Open Up kembali menggemparkan publik, Pada Rabu, 17 September 2025, ribuan warga tumpah ruah di Lapangan Kota Baru Maumere untuk menyaksikan aksi panggung spektakuler dari musisi yang bernama asli Siprianus Buka itu, dalam ajang Festival Jelajah Maumere (FJM).

Dikenal lewat lagu viral “Tabola Bale” yang telah ditonton lebih dari 165 juta kali di YouTube, Silet Open Up tidak hanya tampil sebagai musisi, tetapi juga sebagai simbol semangat baru generasi muda dari Timur Indonesia.

Ribuan Penonton, Satu Energi: Maumere Bergetar

Baca Juga :  Gedung Gereja Bolan, Dibangun Karena Peduli

Sejak siang hari, warga dari berbagai penjuru Kabupaten Sikka dan sekitarnya telah memadati lapangan utama kota. Antusiasme tinggi tidak hanya terlihat dari jumlah penonton yang membludak, tetapi juga dari semangat kolektif yang mereka bawa yaitu menyambut “anak Maumere” yang kini dikenal luas di seluruh Nusantara.

Ketika Silet Open Up naik ke atas panggung dan mulai melantunkan lagu-lagu ciptaannya, termasuk beberapa nomor terbaru dan karyanya yang sarat nuansa lokal, gemuruh sorakan penonton terdengar membahana. Bahkan, tak sedikit yang menangis haru, merasa bangga menyaksikan putra daerah tampil di panggung utama festival daerah mereka.IMG 20250918 WA0004

Baca Juga :  Badai Seroja Merusak 40 Km Jalan Dikabupaten Kupang,Pemkab Sementara Perbaiki Jalan Di Binoni

Aksi Interaktif: Bupati dan Warga Naik Panggung

Momen emosional terjadi di tengah pertunjukan ketika Silet, dengan karismanya, mengajak Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Wakil Bupati Simon Subandi Supriadi, serta sejumlah undangan naik ke atas panggung.

Tak berhenti di situ, Silet juga meminta penonton untuk mendekat ke arah panggung, menciptakan suasana yang intim dan penuh kehangatan. Penonton bersorak riuh, sementara kamera ponsel menyala bak lautan bintang, mengabadikan momen langka tersebut.

Dalam sambutannya yang diselingi canda, Silet menyebut Maumere sebagai “kota pesta”, mengundang gelak tawa sekaligus tepuk tangan panjang dari masyarakat yang hadir. Julukan itu tampaknya bukan sekadar bualan energi dan atmosfer pesta memang terasa menyelimuti udara malam itu.

Baca Juga :  Revolusi Pendidikan Lokal: Bupati Sikka Resmi Luncurkan Buku Tenun Ikat dan Budaya Sikka

Tabola Bale: Lagu Penutup yang Melekat di Hati