KUPANG, MensaNews.com – Harapan warga Flores untuk kembali memiliki rumah yang layak setelah gempa bumi kini mendapat suntikan dukungan dari berbagai penjuru. Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, bantuan hunian tidak hanya datang dari pemerintah pusat, tetapi juga dari Yayasan Buddha Suci dan pengusaha sekaligus tokoh nasional Maruarar Sirait.
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena mengapresiasi dukungan tersebut. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi energi tambahan bagi pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan warga yang rumahnya rusak maupun hancur akibat gempa di Pulau Flores.
Dukungan tersebut melengkapi komitmen pemerintah pusat melalui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk membantu pembangunan dan perbaikan 1.000 rumah bagi warga terdampak di tiga kabupaten dengan dampak paling berat, yakni Manggarai, Manggarai Timur dan Nagekeo.
Namun, kebutuhan hunian di lapangan diperkirakan masih jauh lebih besar. Karena itu, komitmen pembangunan 500 rumah baru dari Yayasan Buddha Suci serta bantuan Rp5 miliar dari Maruarar Sirait dinilai menjadi tambahan penting dalam memperluas jangkauan pemulihan.
Yayasan Buddha Suci Siapkan 500 Rumah Baru
Melki mengungkapkan, Yayasan Buddha Suci telah menyatakan komitmennya untuk membangun 500 unit rumah baru bagi masyarakat terdampak gempa.
Yayasan tersebut bukan kali pertama terlibat dalam penanganan bencana. Sebelumnya, lembaga itu juga mengambil bagian dalam pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera.
“Yayasan Buddha Suci juga sudah berkomitmen untuk pembangunan 500 unit rumah baru,” ujar Melki.
Komitmen tersebut dinilai strategis karena kebutuhan masyarakat pascagempa bukan hanya menyangkut bantuan darurat. Setelah masa tanggap darurat berlalu, warga membutuhkan tempat tinggal yang aman agar dapat kembali membangun kehidupan, mengurus keluarga dan memulihkan aktivitas ekonomi.
Bagi keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat atau tidak lagi layak huni, pembangunan rumah baru menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda terlalu lama.
Maruarar Sirait Salurkan Dukungan Rp5 Miliar
Dukungan berikutnya datang secara pribadi dari Maruarar Sirait.
Melki menyampaikan, Maruarar memberikan bantuan senilai Rp5 miliar yang akan digunakan untuk membantu pemerintah daerah membangun rumah tambahan di luar program 1.000 rumah yang mendapat dukungan pemerintah pusat.
Dengan demikian, dukungan pembiayaan dari berbagai pihak membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan hunian pascagempa.
Bantuan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendirian menghadapi luasnya dampak bencana, terutama ketika kebutuhan masyarakat menyentuh berbagai sektor, mulai dari pangan, kesehatan, infrastruktur hingga hunian.
Melki: Rumah Layak Harus Segera Kembali ke Warga
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










