Dalam kesempatan itu, Pjs. Bupati juga membahas dampak El Nino yang sempat menjadi isu besar dalam rapat kerja gubernur NTT bersama pimpinan daerah lainnya. Meskipun dampak kekeringan yang berkepanjangan sempat dipandang sebagai bencana, Pjs. Bupati melihatnya sebagai peluang untuk berinovasi.
“Di Malaka, kami melihat El Nino bukan sebagai bencana, tetapi sebagai peluang. Ketika saya melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Iukufeu, saya melihat ada inovasi luar biasa yang dikembangkan di sana. Masyarakat di Malaka mampu membangun sawah di atas gunung dan bukit, sesuatu yang tidak ditemukan di tempat lain,” ujarnya.
Tak hanya itu, Pjs. Bupati juga menyinggung potensi pariwisata yang dimiliki oleh Kabupaten Malaka. Jika di Labuan Bajo ada Komodo yang sudah terkenal, di Malaka, ada buaya yang bisa dijadikan daya tarik wisata. Dia meyakini bahwa Tuhan menempatkan buaya di Malaka dengan tujuan tertentu, dan hal ini bisa dimanfaatkan untuk menarik wisatawan.
“Malaka memiliki buaya yang bisa menjadi salah satu ikon pariwisata di Malaka. Bagaimana kita mengelola dan memanfaatkannya, itu yang perlu kita pikirkan agar dapat menarik perhatian investor dan wisatawan. Ini adalah peluang yang sangat besar untuk pembangunan daerah,” tambahnya.
Di sisi pertanian, Pjs. Bupati juga menegaskan bahwa Kabupaten Malaka memiliki sawah terluas di NTT. Hal ini diakui sebagai potensi besar yang harus terus dikembangkan, terutama dalam mendukung program Presiden Prabowo di bidang pertanian, yang mencakup perbaikan sistem irigasi dan peningkatan produksi pangan.
“Malaka memiliki sawah terluas di NTT, dan ini adalah potensi yang luar biasa. Kami akan terus melakukan perbaikan irigasi dan mendukung program pemerintah dalam bidang pertanian, agar dapat meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani,” jelas Pjs. Bupati.
Pjs. Bupati Malaka dengan tegas menunjukkan komitmennya untuk menjadikan Kabupaten Malaka sebagai daerah yang memiliki daya saing dan potensi besar di berbagai sektor. Melalui pengelolaan yang baik terhadap sektor pertanian, perikanan, UMKM, serta pengembangan infrastruktur dan pariwisata, Malaka diharapkan dapat menjadi daerah yang tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga di dunia internasional. Dengan inovasi dan kerjasama yang solid antara pemerintah, masyarakat, dan media, Pjs. Bupati yakin Malaka bisa menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan mampu menarik perhatian banyak pihak, baik investor maupun wisatawan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










