“Saya titip pesan agar KSP Kopdit Swasti Sari dan semua koperasi di NTT bisa menjadi teman dan sahabat dari Koperasi Desa Merah Putih, untuk berjalan beriringan dan menopang ekonomi masyarakat NTT,” tambah Gubernur.
Salah satu hal penting yang disampaikan Gubernur adalah dorongan untuk mendukung Program One Village One Product (OVOP) atau Satu Desa Satu Produk Unggulan, serta Gerakan Beli NTT. Program ini bertujuan untuk menggali potensi desa-desa di NTT, agar mereka bisa menciptakan produk unggulan yang dapat meningkatkan daya beli masyarakat dan memperkenalkan produk lokal ke pasar domestik.
“Koperasi harus mampu memaksimalkan potensi yang ada di desa-desa, serta meningkatkan daya beli masyarakat terhadap produk atau jasa lokal yang nantinya dapat bersaing di pasar domestik,” tegas Gubernur.
Gubernur juga berharap agar seluruh koperasi yang ada di NTT, termasuk KSP Kopdit Swasti Sari, dapat menjadi bagian dari penggerak utama dalam pembangunan ekonomi daerah. Melalui kolaborasi dengan Koperasi Desa Merah Putih dan berbagai inisiatif pemerintah lainnya, Gubernur yakin bahwa masyarakat NTT dapat meraih kemajuan ekonomi yang lebih pesat.
Acara RAT ini juga menjadi ajang bagi para anggota KSP Kopdit Swasti Sari untuk berdiskusi, mengevaluasi pencapaian selama setahun terakhir, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk mendukung keberlanjutan koperasi di masa depan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










