Jayapura, Mensanews.com- Direktur Perhimpunan Advokasi Kebijakan dan Hak Asasi Manusia (PAK-HAM) Papua Matius Murib kembali mengingatkan pihak-pihak yang berkonflik di Tanah Papua untuk membangun komunikasi dialogis serta menghindari cara-cara kekerasan dalam mencapai tujuan.
Keterangan pers Direktur PAK-HAM Papua di Kota Jayapura, Senin (14/4/2025) menyebutkan, semua pihak harus menghormati hak hidup manusia yang sejatinya adalah mahluk ciptaan Tuhan Yang Maha Mulia, dan perilaku kekerasan sudah bukan zamannya lagi untuk dilakukan saat ini.
Matius Murib mengemukakan keterangan tersebut sehubungan terjadinya kembali tindak kekerasan dan pembunuhan di Papua belakangan ini seperti yang menimpa sejumlah warga sipil di Distrik Angguruk dan pendulang emas di dekat Kota Dekay Kabupaten Yahukimo serta insiden serupa di Kabupaten Dogiyai, Intan Jaya, dan Puncak Jaya.
Ia menegaskan, siapapun aktor yang diduga melakukan kekerasan harus dimintai pertanggungjawaban hukumnya. “Sampai kapan sikap hidup yang kejam dan brutal seperti itu dihentikan?,” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










