Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

NTT Siaga! PMI dan Gubernur Melki Laka Lena Bentuk AMPD Garda Terdepan Tanggap Bencana

Editor: Redaksi
IMG 20250627 WA0011

Kupang, Mensanews.com – Dalam upaya memperkuat sistem mitigasi bencana yang lebih adaptif dan kolaboratif, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi membuka Kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan Kelompok Kerja Aksi Merespon Peringatan Dini (AMPD) yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI), Kamis (26/6/2025), di Hotel Swiss-Belcourt, Kupang.

Kegiatan ini menjadi tonggak awal pembentukan mekanisme lintas sektor dalam menyikapi berbagai potensi ancaman bencana, terutama bencana hidrometeorologis yang kerap melanda wilayah NTT.

Peringatan Dini: Dari Sekadar Informasi Menjadi Tindakan Nyata

Baca Juga :  Fransisco Besie Tegaskan Persoalan Hukum Tanah Keluarga Konay Telah Selesai

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam penanganan bencana. Menurutnya, peringatan dini harus menjadi landasan aksi, bukan sekadar informasi.

“Jeda waktu antara peringatan dan bencana adalah momen penyelamatan. Kita harus gunakan itu dengan cerdas dan cepat,” ujar Gubernur Melki Laka Lena.IMG 20250627 WA0012

Ia menyoroti bahwa dari 12 jenis bencana yang mengancam NTT, tujuh di antaranya bersifat hidrometeorologis dan terjadi hampir setiap tahun. Karena itu, AMPD bukan sekadar proyek sementara, tetapi fondasi kebijakan daerah dalam membangun ketangguhan masyarakat.

Baca Juga :  Mendadak Lakukan Rapat, Bupati Malaka Minta Segera Validasi Data Kemiskinan dan Intervensi Penurunan Stunting

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci

AMPD akan digerakkan oleh kelompok kerja lintas pihak, mulai dari unsur pemerintah daerah, PMI, lembaga vertikal, TNI/Polri, hingga mitra non-pemerintah dan media. Gubernur menegaskan bahwa upaya ini mengacu pada UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, serta protokol penanganan darurat berbasis komunitas.

Sosialisasi ini juga bertujuan membentuk jaringan cepat tanggap yang mampu merespons situasi krisis secara lokal dan terkoordinasi.

PMI Hadir sebagai Mitra Strategis Pembangunan Kemanusiaan