
Sebagai catatan tambahan sebagaimana juga disampaikan Kepala Bidang pembinaan, Rudi Lismono bahwa pemerintah dalam hal ini dinas lingkungan hidup dan kehutanan telah memiliki data dan juga sudah dilakukan identifikasi bagaimana usaha ini sudah mulai mandiri. “ Kita juga akan membangun mitra dengan para pengusaha agar usaha porang dapat berputar dengan baik” ungkap Rudi.
Paulus Kolo salah seorang petani porang asal Desa Sainoni, Kecamatan Bikomi Utara Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang sudah beberapa tahun menekuni budi daya porang ditemui media ini di Sainoni belum lama ini kepada media ini menuturkan bagaimana dirinya menekuni usaha tanaman porang hingga sekarang dirinya sudah menikmati hasil kerja budidaya porang. “saya mau katakan kalau petani NTT mau hidup makmur tanamlah porang karena sekali tanam sampai anak –cucu pun dapat nikmati hasilnya. Saya pribadi sudah sangat nikmati hasil porang, untuk itu saya ajak masyarakat NTT untuk ikut menanam” himbau Paulus.

Paulus yang kini menanam porang dengan luas area puluhan hektar sudah tentu dapat menaruh harapan akan hidup yang lebih baik . Bahkan kisah Paulus bahwa ada tawaran menarik dari seluruh daerah di Indonesia bahkan dari manca negara seperti Jepang dan korea telah mengutus utusan menemui diriya untuk membahas soal kerja sama. “ Saya selama ini dikunjungi banyak tamu baik dari dalam maupun luar negeri. Hampir setiap hari saya dikunjungi. Mereka datang untuk belajar dan juga menawarkan kerjasama” tutur Paulus.(Frondes)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










