Wakil Gubernur juga meminta Pemerintah Desa dan Kecamatan untuk mendata setiap KK yang mengalami rumah yang rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan untuk mendapatkan bantuan. “Saya kinta segera di data. Untuk rusak berat akan menerima bantuan sejumlah Rp 50 juta, rusak sedang sejumlah Rp 25 juta dan rusak ringan senilai Rp 10 juta,” jelasnya.
Ia menambahkan untuk tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi akan dilakukan perbaikan atas kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum lainnya.
Sementara itu Ketua Majelis Sinode GMIT Pdt. Mery Kolimon mengatakan kehadiran gereja akan terus ada bersama korban bencana alam. “Masyakat tidak sendirian dalam mengahadapi bencana ini, kami pihak gereja akan selalu hadir dan memberi dukungan baik dari PGI dan juga GMIT kami sedang menyiapkan bantuan-bantuan yang juga akan dikirim pada masyarakat yang terdampak bencana,” jelas Pdt. Mery Kolimon.
Dalam kunjungan serta penyerahan bantuan selain di Raijua, Wakil Gubernur bersama rombongan juga mengunjungi Posko Bencana di Sabu, dan mengunjungi Dermaga Seba untuk melihat kondisi kapal Cantika expres yang terbalik.(Remy)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










