Dalam arahannya pada kunjungan ke Desa Roa kali ini, Gubernur Laiskodat menegaskan bahwa NTT akan menjadi pusat bambu pertama di Indonesia dan kedua dari Tiongkok. Yang mana pada tahun ini, Pemerintah Provinsi NTT akan memantau penanaman bambu di sepanjang sungai, di sumber mata air dan juga di lahan kritis dan kawasan hutan sosial.
“Provinsi NTT berkomitmen untuk membentuk 20 desa bambu dan juga industri bambu berbasis masyarakat dengan membangun pabriknya. Dukungan dari Pemda setempat sangat diharapakan agar cita-cita memiliki industri bambu dan pabrik bambu setengah jadi dapat segera bisa terwujud,” kata Gubernur Laiskodat dihadapan para TP-PKK , Mama-mama pembibit serta para penganyam _polybag_ serat alam bambu tersebut.
Sumber: Biro APim
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










