Pada perencanaan awal khusus untuk Seri A memang diperuntukkan kepada siswa yang memiliki rangking I-III, tetapi tidak menutup kemungkinan jika melihat dari perkembangan anggaran bisa sampai rangking V.
“Ini salah satu bentuk suport dari kami sebagai pemerintah dengan memberikan bantuan berupa beasiswa kepada masing-masing anak berhak memegang Kartu Malaka Cerdas Seri A”, tandasnya.
Pemerintah tidak hanya mensuport siswa-siswi saja, melainkan ingin agar adanya peningkatan kualitas terhadap guru-guru.
“Ya kita bisa menyiapkan untuk pendidikan lanjutan kepada para guru juga kalau bisa perlu ada seminar, ada pembinaan, ada pelatihan keterampilan,
termasuk adik-adik siswa-siswi juga bila perlu kita juga membangun yayasan atau LSM atau privat bahasa ingris supaya meningkatkan komunikasi bahasa Inggris mereka lebih bagus”, tuturnya.
Dirinya menambahkan mengingat pada lomba pidato bahasa Inggris kali lalu pada HUT Kabupaten Malaka, ia menyaksikan secara langsung banyak anak-anak yang cukup bagus dalam pidato bahasa inggris dan kalau ada tempat untuk latihan, untuk belajar, akan lebih bagus.
Diakhir wawancara Bupati Simon berepesan, mengingat atraksi-atraksi yang dilakukan oleh siswa-siswi sangat bagus, maka perlu dijaga kekhasan budaya yang menjadi warisan leluhur.
“Saya minta kepada Dekranasda agar bersinergi dengan Dinas terkait untuk mengurus hak kekayaan intelektual di Malaka, antara lain ada Bidu Tais Mutin, ada bibiliku untuk main Likurai, ada suling bambu, ada tebe, masih banyak kekayaan yang musti diurus sehingga kemudian tidak hilang”, Tutupnya. (Yan)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










