Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tidak Bisa Atasi Karhutla, Presiden Akan Copot Pangdam, Kapolda, Danrem dan Kapolres

IMG 20190807 WA0207

Sebelumnya pada awal sambutannya Jokowi mengatakan, kebakaran hutan dan lahan sering terjadi di hampir semua provinsi. Pada tahun 2015 lalu, kerugian akibat kebakaran hutan dan lahan ini mencapai Rp221 trililun dan mencakup 2,6 juta hektar.

Sementara pada tahun 2018, angka tersebut telah berhasil diturunkan hingga mencapai 81 persen. Namun ada kecenderungan jika tahun angka angka kebakaran hutan dan lahan menunjukkan gejala kenaikan.

“Ini naik lagi, ini yang tidak boleh. Harusnya tiap tahun turun, turun, turun, turun, turun, turun,” kata Presiden.

Baca Juga :  Olahraga Mampu Memperkuat Karakter Nasionalisme dan Patriotisme

Ia mengakui menghilangkan total kebakaran hutan dan lahan memang sulit. Tetapi ia menekankan, harus ditekan turun, dan yang paling penting pencegahan, jangan sampai api sudah membesar baru bingung.

“Menanggulangi kalau udah gede apalagi di hutan gambut, sangat sangat sulit sekali padamnya,” ungkapnya.(DA)