Osaka, Jepang, Mensanews.com– Dari April hingga Oktober 2025, dunia akan tertuju pada Kota Osaka, Jepang, yang menjadi tuan rumah Expo 2025, sebuah pameran berskala dunia yang mempertemukan lebih dari 150 paviliun dari negara-negara dan organisasi internasional.
Bertempat di Pulau Yumeshima, pameran bertema “Designing Future Society for Our Lives” atau “Merancang Masyarakat Masa Depan untuk Kehidupan Kita” ini menjadi panggung bagi kolaborasi global dalam membentuk masa depan yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan manusiawi.
Tiga Pilar Kehidupan: Menyelamatkan, Memberdayakan, dan Menghubungkan
Expo 2025 berfokus pada tiga subtema utama yang saling terhubung:
Menyelamatkan Kehidupan (Saving Lives)
Menampilkan inovasi di bidang kesehatan, krisis iklim, dan manajemen bencana, subtema ini akan menyoroti solusi global dalam menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kualitas hidup. Paviliun seperti milik Palang Merah Internasional akan memamerkan teknologi kemanusiaan dan sistem tanggap darurat berbasis AI dan data.
Memberdaya Kehidupan (Empowering Lives)
Berfokus pada pendidikan, kesetaraan, dan teknologi aksesibel, pengunjung akan disuguhkan beragam inovasi yang bertujuan memberdayakan komunitas global. Paviliun dari negara-negara berkembang dan organisasi seperti International Solar Alliance akan menampilkan proyek energi terbarukan yang dirancang untuk daerah terpencil.
Menghubungkan Kehidupan (Connecting Lives)
Di era digital, konektivitas menjadi kunci. Subtema ini menggali bagaimana teknologi dan budaya bisa menjembatani kesenjangan antarnegara dan antarindividu. Paviliun interaktif akan menampilkan kecerdasan buatan, metaverse, dan teknologi komunikasi masa depan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










