Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kesempatan Emas! Layanan Kesehatan Gratis RS Lela Siap Sapa Warga Sikka

Editor: Redaksi
IMG 20250626 WA0043

Maumere, Mensanews.com– Harapan untuk mendapatkan akses layanan kesehatan yang merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat kini semakin nyata di Kabupaten Sikka. Rumah Sakit Lela, bekerja sama dengan Yayasan Permata Sari dari Semarang, membuka layanan kesehatan gratis yang menyasar warga, terutama dari wilayah dengan akses terbatas terhadap fasilitas medis yang akan dilaksanakan pada tanggal 27-30 November 2025 di RS. Elisabeth Lela, Kabupaten SIKKA.

Program ini hadir bukan hanya sebagai bentuk pelayanan sosial, tetapi juga sebagai bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dan tenaga medis dapat menghadirkan perubahan positif.

Pelayanan Kesehatan Gratis Wujud Kepedulian Sosial dan Pemerataan Layanan

Baca Juga :  Komitmen Tangani Stunting dan Pendampingan Ibu Hamil, Pemkot Surakarta Gandeng BKKBN Pusat

Melalui kolaborasi strategis ini, RS Lela menyediakan beragam layanan medis gratis, dari pemeriksaan kesehatan umum hingga layanan diagnostik dasar yang seringkali sulit diakses oleh warga di pelosok.

Direktur RS Lela, dr. Bernadina Sada Nenu, menyampaikan harapannya agar masyarakat benar-benar memanfaatkan momentum ini.

“Kami minta bantuan semua pihak untuk menyebarkan informasi ini. Semoga masyarakat bisa hadir dan merasakan manfaat dari kesempatan berahmat ini,” ujar dokter Bernadina kepada media ini, Kamis 26 Juni 2025.

Dukungan Pemerintah Daerah Sinergi Nyata demi Kesejahteraan Warga

Baca Juga :  Korem 161/Wira Sakti Gelar Vaksinasi Usia 12-17 Tahun Di PP Asten TNI-AD Kuanino

Kegiatan ini mendapatkan dukungan langsung dari Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, yang bahkan mengizinkan penggunaan logo resmi Pemerintah Kabupaten Sikka sebagai bentuk legitimasi dan dukungan penuh atas kegiatan ini.

Keikutsertaan pemerintah daerah menandakan bahwa isu kesehatan bukan hanya urusan sektor teknis, melainkan juga agenda strategis dalam pembangunan manusia yang berkeadilan.

Pemerataan Akses Layanan Kesehatan  Sentuh Wilayah Terpencil

Salah satu keunggulan program ini adalah penekanan pada inklusivitas, dengan target utama menjangkau masyarakat dari desa-desa yang jauh dari pusat layanan kesehatan.

Baca Juga :  Covid-19 bertambah 4 Kasus Baru.

“Kami tahu banyak warga yang masih kesulitan menjangkau rumah sakit atau puskesmas karena keterbatasan ekonomi maupun geografis. Program ini dirancang agar mereka tidak merasa sendiri,” kata dr. Din.