Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wagub Minta Benahi Habitat Komodo Lebih Modern

IMG 20201105 WA0006

Selain menyampaikan harapaannya, Wagub pada kesempatan tersebut juga serius mendengarkan laporan perkembangan Proyek Penataan Kawasan Konservasi Loh Buaya, Pulau Rinca dari penanggungjawabnya yaitu Ditjen SDA dan Ditjen Cita Karya Kementerian PUPR RI.

Sementara itu, Kepala Taman Nasional Komodo/Lukita Awang Nistyantara. Menjelaskan bahwa banyak perubahan saat pembangunan kawasan Pulau Rinca. Ia mencontohkan, pembangunan jalur tracking “Karena ada jalur tracking yang bersinggungan dengan pohon, sehingga harus dirubah kembali. Pertimbangannya adalah untuk menjaga agar setiap pohon yang ada di lokasi ini jangan, sampai ditebang, karena pohon-pohon di sekitar lokasi ini, sudah berumur 100 tahun lebih”, jelas Lukita.sembari menambahkan bahwa luas proyek yang saat ini dikerjakan hanya 1,3 hektar dari luas keseluruhan Pulau Rinca, yaitu kurang lebih 20.000 hektar.

Mantan Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar tersebut juga berkoordinasi fengan Kepala Balai Wilayah (BWS) Nusa Tenggara 2 NTT, membicarakan mengenai pemberian informasi proyek pembangunan kawasan Pulau Rica kepada publik. Menurutnya, informasi tentang pembangunan proyek tersebut sebaiknya dikoordinasikan dengan Kepala Wilayah NTT yakni gubernur dan wakil gubernur. Hal ini untuk menghindari opini negatif tentang pengembangan kawasan tersebut.

Baca Juga :  TOURISM VISIT WILL BE OPENED ON 15 JUNE 2020

Setelah mengunjungi Pulau Rinca, Wagub bersama rombongan mengecek langsung proses pengerjaan dan penyelesaian ruas jalan dimaksud, yaitu : Kondo – Noa – Hita: 14,39 KM : 44 Miliar: PT. Haberka Mitra Perkasa. Noa – Golo Welu: 16 Km : 47 Miliar: PT. Lestari Nauly Jaya. Dan jalan PHJD : 33,6 Km: 75 Miliar: PT. Adisti Indah. Pengecekan langsung ini dimulai pukul 14.00 wita s.d. 20.00 wita, dengan rute yang dilewati dimulai dari Nggorang Kecamatan Komodo – Masuk Lando Kecamatan Boleng – Noa Kecamatan Pacar. Rute perjalanan untuk mengecek penyelesaian proyek jalan provinsi tersebut diperkirakan melintasi 120 kilometer PP, dengan durasi sekitar 5 jam perjalanan dengan mobil PP.
Rute jalan Trans Provinsi sebenarnya dimulai dari Nggorang Kecamatan Komodo – Lando Kecamatan Boleng, Noa : Kecamatan Pacar..Wajur.. Kecamatan Kuwus Barat..Golo Welu Kec; Kuwus yang menjadi perbatasan Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai. (*)