Akun tersebut diketahui menyebarluaskan narasi yang bersifat memecah belah, dengan tuduhan adanya konflik antara Ibu Wakil Bupati Sikka periode 2025–2030 dan Ibu Bupati Sikka. Melalui unggahan provokatifnya, akun ini mencoba menggiring opini publik dan membangun persepsi negatif terhadap hubungan internal pemerintahan.
Pemkab Tegaskan Hubungan Baik Antarpimpinan Daerah
Melalui pernyataan resmi yang disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sikka, Very Awales, ditegaskan bahwa seluruh tuduhan yang disebar oleh akun @Tete Bobo adalah tidak benar dan menyesatkan.
“Hubungan kerja, komunikasi, dan kebersamaan antara Ibu-Ibu Pimpinan Daerah terjalin dengan sangat baik, saling menghargai dan penuh kekeluargaan. Tidak pernah ada konflik sebagaimana yang coba dihembuskan oleh akun tersebut,” tegasnya.
Akun Palsu Dinilai Ingin Rusak Kondusivitas dan Nama Baik Pemerintahan
Pemerintah menilai bahwa motif dari akun @Tete Bobo adalah memecah belah, mencemarkan nama baik, dan mengganggu suasana kondusif di Kabupaten Sikka. Akun tersebut dianggap sebagai bentuk penyalahgunaan media sosial yang tidak hanya merugikan individu, tetapi juga mencederai institusi publik dan persatuan masyarakat.
Imbauan: Waspadai Akun Palsu dan Jaga Etika Digital
Dalam keterangannya, Pemkab Sikka menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk:
- Tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi dari akun yang tidak terverifikasi;
- Menolak segala bentuk penyebaran kebencian, fitnah, dan provokasi digital;
- Ikut serta menjaga ruang digital yang sehat, santun, dan bebas dari ujaran kebencian.
Langkah Tegas Terhadap Akun Penebar Fitnah
Pemerintah Kabupaten Sikka menyampaikan bahwa akan segera melakukan tindak lanjut hukum terhadap akun-akun yang terbukti menyebarkan hoaks dan fitnah. Proses pelaporan serta pelacakan terhadap identitas pelaku akan dikoordinasikan bersama aparat penegak hukum.
“Kami tidak akan membiarkan pihak-pihak yang secara sengaja merusak harmoni dan integritas pemerintah daerah. Ini bentuk perlindungan terhadap pejabat publik dan warga dari serangan digital yang merusak,” pungkas Kadis Kominfo.
Pesan Terakhir: Jaga Persatuan dan Ciptakan Sikka Damai
Mengakhiri pernyataan resmi, Pemkab Sikka mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga persatuan, solidaritas, serta etika dalam bermedia sosial, demi mewujudkan Kabupaten Sikka yang damai dan berintegritas.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










