Kupang, 8 Agustus 2025 – Dalam sebuah langkah penuh empati dan solidaritas, Kodim 1627/Rote Ndao menyerahkan tali asih kepada keluarga almarhum Prada Lucky Chepril Saputra Namo, prajurit TNI yang meninggal dunia saat berdinas di Batalyon TP/WM.
Penyerahan tali asih ini dilakukan langsung oleh Dandim 1627/Rote Ndao, Letkol Kav Kurnia, kepada Serma Kristian Namo, ayah almarhum. Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian TNI terhadap keluarga prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas.
Permohonan Maaf dan Harapan Kedewasaan Informasi
Dalam suasana yang penuh haru, Serma Kristian Namo menyampaikan permohonan maaf atas pernyataan yang sempat beredar di media sosial dan elektronik, yang menurutnya menimbulkan kegaduhan dan salah persepsi di masyarakat. Ia berharap agar peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak termasuk media dan masyarakat luas untuk lebih bijak dalam menyampaikan informasi serta menghindari penyebaran berita yang tidak utuh dan terpotong-potong.
“Marilah kita bersama-sama menjaga ketertiban dan persatuan dengan tidak menyebarkan narasi yang berpotensi memecah belah,” ujar Serma Kristian.
Komitmen Kodam IX/Udayana dalam Proses Hukum yang Adil dan Transparan
Pihak Kodam IX/Udayana dan Korem 161/Wira Sakti menegaskan bahwa mereka berkomitmen penuh untuk mengawal proses hukum terkait meninggalnya Prada Lucky secara transparan dan objektif. Dandim 1627/Rote Ndao, Letkol Kav Kurnia, menegaskan bahwa siapa pun yang terbukti bersalah akan dihukum sesuai aturan hukum yang berlaku demi menegakkan keadilan dan menjaga kehormatan prajurit TNI.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










