Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Launching Nusra Youth Day 3: Sekda Sikka Serukan Kaum Muda Jadi Agen Perdamaian

Editor: Redaksi
IMG 20250811 WA0034

Launching Nusra Youth Day 3 juga menjadi simbol sinergi lintas sektor. Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Sikka, Stefanus Sumandi, S.Fil, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sikka, sejumlah pimpinan perangkat daerah seperti Kadis Kominfo dan Kadis PMD, serta perwakilan TNI dan Polri. Dukungan ini menandai pentingnya partisipasi semua elemen dalam mendorong keterlibatan kaum muda dalam pembangunan.IMG 20250811 WA0033Ini

Kehadiran lintas tokoh ini menunjukkan bahwa gereja dan pemerintah memiliki satu visi yang sama: mendorong kaum muda tidak hanya sebagai obyek pembangunan, tetapi sebagai subyek perubahan sosial.

Lebih dari Sekadar Acara Rohani

Baca Juga :  Hadir Di Kupang, Johnny Plate Sumbang Rp 1,5 M Untuk Keuskupan Agung Kupang Dan Unwira Kupang

Nusra Youth Day bukan sekadar perayaan iman, tetapi juga ruang pembentukan jati diri. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran lintas budaya, antarumat, dan lintas generasi. Para peserta tak hanya diajak untuk memperdalam spiritualitas, tetapi juga diingatkan untuk menjadi motor perubahan di tengah tantangan zaman, mulai dari degradasi moral, perpecahan sosial, hingga tantangan digitalisasi yang mengancam nilai-nilai luhur.

Sebagaimana dikatakan Uskup Edwaldus, pembangunan bangsa dan Gereja tidak bisa hanya mengandalkan struktur dan institusi. “Itu semua harus dimulai dari dalam diri sendiri  dari keluarga, lingkungan, dan komunitas kecil kita,” tegasnya.

Baca Juga :  Pasahli Tingkat II Kasad Bidang LH Melakukan Kunjungan Pengawasan Dan Evaluasi (WASEV) Ke Lokasi TMMD Ke-111

Menuju Generasi Nusra yang Visioner

Launching Nusra Youth Day 3 adalah panggilan bukan hanya untuk hadir, tetapi untuk bertindak. Bagi OMK Keuskupan Maumere dan kaum muda Nusa Tenggara, inilah saatnya untuk melangkah bersama: melampaui batas paroki, suku, dan budaya demi membangun bangsa yang inklusif, damai, dan bermartabat.

Dan seperti yang disampaikan oleh Sekda Parera, pemerintah siap berjalan bersama mereka sebagai mitra dalam mewujudkan perubahan.

“Ini bukan hanya urusan Gereja. Ini urusan kita bersama. Kaum muda adalah pemilik masa depan, dan masa depan itu kita mulai bangun dari sekarang.”