Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

ARAKSI Dorong Gubernur NTT Wujudkan Konsep Besar Pembangunan Daerah

Reporter : Ollchan Editor: Redaksi
IMG 20251202 WA0005

Kupang, Mensanews.com– Aliansi Rakyat Anti Korupsi Indonesia (ARAKSI) menegaskan kembali komitmennya untuk tidak hanya mengawal isu pemberantasan korupsi di Nusa Tenggara Timur (NTT), tetapi juga mendorong hadirnya konsep pembangunan besar yang mampu membawa perubahan nyata bagi daerah. Dorongan itu disampaikan seiring memasuki tahun kedua kepemimpinan Gubernur NTT, Melki Laka Lena, yang dinilai sebagian publik “belum mendarat” secara konkret dalam program-program strategis.

Ketua Umum ARAKSI, Alfred Baun menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin hanya menjadi kelompok pengkritik. “Kami tidak hanya fokus pada masalah korupsi di NTT. Kami juga menawarkan konsep untuk bagaimana membangun daerah ini dengan baik,” tegasnya kepada Mensanews pada Senin 1 Desember 2025 di Kupang.

Dua Konsep Besar ARAKSI: Timor sebagai Sentra Ekonomi & Sumba sebagai Kawasan Pariwisata Melingkar

Baca Juga :  Bupati Simon Hadiri Rakor Dengan Penjabat Gubernur NTT Bahas Enam Isu Penting Terkait Pembangunan Daerah

ARAKSI menyampaikan dua gagasan utama yang telah dikaji secara teknis dan ditawarkan kepada pemerintah provinsi.

1. Daratan Timor sebagai Sentra Ekonomi Regional

ARAKSI mengusulkan pembangunan jaringan infrastruktur terpadu di daratan Timor, bekerja sama dengan Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, serta Kementerian Pariwisata. Konsep itu menekankan penyambungan jalur selatan hingga ke utara, membentuk ring-road strategis dari Kupang hingga Malaka, berlanjut ke Motamasin, Motaain, Wini, Eban-berbatasan dengan Oecusi (Timor Leste)-hingga Oepoli dan kembali ke Naikliu serta Kabupaten Kupang.IMG 20251202 WA0006

Baca Juga :  Alex Ofong Mengapresiasi Optimisme Gubernur NTT dan Beri Catatan Kritis

Jika jalur tersebut dibangun sebagai jaringan terintegrasi dan dikelilingi transportasi darat, maka pusat-pusat ekonomi baru di daratan Timor akan tumbuh. Tidak hanya transportasi kelas menengah ke atas seperti travel, melainkan juga moda angkut negara seperti DAMRI yang dapat memperkuat mobilisasi barang dan masyarakat.

2. Sumba dengan Pola Infrastruktur Melingkar seperti Bali

Untuk Pulau Sumba, ARAKSI menawarkan konsep pembangunan melingkar yang meniru model Bali, di mana infrastruktur yang mengelilingi pulau terbukti mampu mendongkrak pariwisata dan ekonomi masyarakat. Dengan akses darat yang baik dan kawasan wisata terhubung secara merata, Sumba dapat tumbuh sebagai pusat pariwisata unggulan.

Baca Juga :  Proses Hukum Kasus Bawang Merah di Malaka, ARAKSI NTT: Bukan Soal Politik, Tapi Keadilan

Sudah Dibahas Bersama Balai Jalan, Dinas PUPR, dan Gubernur NTT

ARAKSI mengungkapkan bahwa konsep-konsep tersebut bukan sekadar gagasan. Diskusi teknis sudah dilakukan bersama:

Balai Pelaksanaan Jalan dan Jembatan (BPJN/PPJN)