Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  

Bupati Malaka : Korupsi Adalah Ibu Dari Kemelaratan, Kemiskinan Dan Kebodohan

kim taolin baru
Bupati Malaka, Dr.Simon Nahak, S.H., M.H., Dan Wakil Bupati Malaka, Louise Lucky Taolin, S.Sos

“Jikalau Malaka dibangun tanpa korupsi maka akan menjadi kabupaten yang memberikan contoh, baik secara nasional bahkan internasional, khususnya menunjukkan kepada dunia bahwa orang Indonesia bukan berbudaya korupsi tetapi budaya saling menghormati, saling menghargai, saling membesarkan satu sama lain”, tutur Bupati Malaka.

Bupati Malaka menambahkan saling menghormati, saling menghargai sesama sudah menjadi tradisi adat Malaka, atau dapat dikatakan kamu adalah saya, saya adalah kamu. Konsep ini sudah ada sejak dari leluhur kami dan telah menanamkan kunci untuk kita melangkah lebih jauh lagi, yakni budaya saling menghormati dan saling menghargai.

“Kalau kita tidak saling menghormati, tidak saling manghargai bagaimana kita harus bekerja aman dan nyaman. Sesungguhnya,  apapun yang kita lakukan tujuan utama adalah untuk kesejaterahan masyarakat Malaka, golnya di situ. Sesuai apa yang tertulis dalam pembukaan konstitusi UUD 1945, memajukan kesejahteraan umum”, ungkap Bupati Simon

Baca Juga :  Lembaga Penyiaran NTT yang Jatuh Tempo Izin , Segera Perpanjang

Kata Bupati Malaka, kami  punya niat baik untuk membangun Malaka. Kalau pemimpin punya niat baik, untuk mengabdi pada  Rai Malaka, maka yang diutamakan adalah pelayanan jangan hanya lip service (sekedar ucapan) tetapi diimplementasikan.(Ollchan)