Lebih lanjut dijelaskan dirinya akan membuat talk show dengan para tokoh agama. Selain talk show, ia juga akan road show ke gereja-gereja untuk menyampaikan gerakan ini. “Bisa juga disampaikan lewat suara gembala, dan warta mimbar. Kita harapkan kota ini menjadi kota yang maju, bersih, indah dari hari ke hari,” kata Jefri.
Selain melaunching GKH, Pemerintah Kota Kupang juga melaunching mobil sapu jalan, Mobil sapu jalan tersebut langsung dioperasikan Wali Kota Jefri Riwu Kore, menurutnya mobil tersebut akan beroperasi di ruas jalan-jalan protokol di Kota Kupang. untuk diketahui, kapasitas daya tampung sampah mobil merk Dulevo 6000 ini mencapai 3-6 ton. Kendaraan tersebut dibekali dengan beberapa kemampuan seperti mesin sapu, alat penyemprot serta penyedot sampah dan air yang mampu dilakukan sekaligus dalam satu kali pengoperasian. Hebatnya, Dulevo 6000 mampu membersihkan area seluas 105.000 meter persegi atau hampir seluas 15 lapangan sepak bola dalam satu jam. Lalu sikat yang ada di depan mobil ini bisa bermanuver sampai 180 derajat. Jadi bisa menyapu tempat-tempat sempit seperti selokan.
Kemeriahan Gerakan Kupang Hijau dihadiri oleh 5.000 peserta dari berbagai lapisan masyarakat, pelajar, aktivis, ASN hingga tokoh agama, turu hadir dalam kegiatan ini, Senator asala NTT yang juga Ketua TP PKK Kota Kupang, Hilda Manafe, tokoh lintas agama di Provinsi NTT, yakni Sekretaris Sinode GMIT Yusuf Nakmofa, Ketua MUI NTT, KH. Abdul Kadir Makarim, Sekretaris PHDI NTT, Ketua Umat Budha NTT, Keuskupan Agung Kupang dan Forkopimda Kota Kupang, para ASN Pemkot Kupang, guru dan pelajar SD-SMP se-Kota Kupang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










