Tentang inti bacaan, Romo Yonas mengutarakan dalam hidup ini tidak ada alasan bagi setiap orang untuk tidak berjuang.
“Perjuangan hidup kita di dunia ini hanya bisa ditunjukkan dengan sikap hidup yang baik sebagai orang Katolik dalam rutinitas hidup setiap hari,” katanya lagi.
Romo Yonas juga menyentil bacaan suci tentang pintu yang sempit sebagai simbol dari perjuangan tak pernah berhenti.
“Pintu sempit itu simbol perjuangan yang untuk memasukinya harid didapatkan tidak secara instan dan murah tapi juga butuh taruhan atau pengorbanan,” tegasnya.
Perayaan Ekaristi dihadiri Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH, pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Malaka, Tokoh Umat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pendidikan, pelajar dan seluruh umat.
Sumber : hk/diskominfomalaka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










