Selain itu, JNS menekankan kesatuan KONI dan induk cabang olahraga, dengan fokus utama pada prestasi atlet di tingkat nasional. Evaluasi mencakup tahun 2022 dan 2023, menilai kemajuan, hambatan, dan peluang untuk menyusun agenda 2024.
JNS mengajak untuk bersikap positif dan gembira dalam menghadapi tantangan, sambil menekankan pentingnya program kerja, sasaran, output, dan outcome.
Dalam persiapannya untuk PON 2024 di Medan dan Aceh, KONI NTT menyoroti persiapan 180-an atlet yang lolos, termasuk sistem desentralisasi, pelatihan, dan pendanaan.
“Terobosan diperlukan untuk mengatasi keterbatasan keuangan pemerintah, terutama mengingat PON 2024 akan melibatkan 180-an atlet dari berbagai cabang olahraga”, ujarnya.
JNS menekankan pentingnya prestasi atlet sebagai tuan rumah PON 2028. Meskipun keuangan terbatas, upaya terus dilakukan untuk mencari anggaran agar NTT dapat berpartisipasi dengan sukses dalam PON mendatang.
Para pemangku kepentingan, termasuk pengurus KONI Provinsi NTT, pengurus KONI Kabupaten/Kota, pimpinan induk cabang, dan perwakilan cabang olahraga, turut hadir dalam rapat tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










