Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

NTT Siap Jadi Lumbung Talenta Bola! Gubernur dan Asprov PSSI Satukan Visi Besar

Editor: Redaksi
IMG 20250708 WA0030

Persiapan ETMC dan PON 2028

Sorotan lain dalam audiensi adalah kesiapan pelaksanaan ETMC yang rencananya akan digelar di Kabupaten Ende. Gubernur meminta agar Asprov menyiapkan parameter-parameter standar sebagai syarat penyelenggaraan agar kualitas kompetisi tetap terjaga.

“Setiap daerah harus memenuhi kriteria teknis dan infrastruktur agar penyelenggaraan ETMC berjalan baik,” tegas Gubernur.

Selain itu, Gubernur menegaskan bahwa NTT siap menjadi tuan rumah PON 2028, dengan mengoptimalkan fasilitas olahraga yang sudah tersedia, termasuk memanfaatkan aset-aset di kampus-kampus.

“Ini akan jadi contoh efisiensi dan optimalisasi sumber daya lokal. Kita tidak perlu membangun semua dari nol,” jelasnya.

Baca Juga :  Gubernur Terpilih NTT, Melki Laka Lena Apresiasi Kerja Keras Kontraktor Pembangunan Rumah Sakit Pratama Amfoang

Euforia Harus Dikelola Jadi Energi

Menurut Gubernur, euforia yang terlihat dalam berbagai turnamen internasional maupun lokal adalah kekuatan besar yang harus diterjemahkan menjadi energi pembangunan olahraga, bukan sekadar semangat sesaat.

Dengan langkah-langkah konkret seperti pelatihan, pembinaan usia dini, kompetisi berkala, serta penataan tata kelola, NTT diyakini bisa menjadi lumbung atlet sepak bola nasional, bahkan aktor dalam industri olahraga Tanah Air.

Menuju NTT yang Sportif dan Berdaya Saing

Audiensi antara Asprov PSSI NTT dan Pemerintah Provinsi NTT bukan hanya soal agenda sepak bola tahunan. Ia adalah langkah awal dari transformasi olahraga menjadi sektor strategis daerah. Di tangan pemerintahan baru, sepak bola tidak lagi dipandang sebagai hobi semata, tapi instrumen pembangunan, ekonomi kreatif, dan pembentukan karakter generasi muda.

Baca Juga :  Siap Dirikan Sasana Tinju, Bupati Simon: Hanya Orang Kuat Fisik Dan Iman Dipilih Tuhan Menjaga Perbatasan

Dengan semangat kolaboratif antara pemangku kebijakan, pelaku olahraga, dan masyarakat, NTT memiliki peluang besar menjadikan sepak bola sebagai simbol kebangkitan wilayah timur Indonesia.