Dalam arahannya, Julie menyebut tahun 2027 sebagai momentum penting untuk menguji kesiapan prestasi melalui World Taikai 2027. Ia menegaskan bahwa indikator dan standar prestasi harus disiapkan agar atlet NTT mampu bersaing dan dikenal di tingkat dunia.
Pada kesempatan itu, ia juga menginformasikan bahwa PERKEMI NTT dijadwalkan dilantik oleh Ketua Umum PB PERKEMI pada 1 November 2026. Pelantikan tersebut menjadi momentum dimulainya kerja keras, kerja cerdas, dan kerja prestasi dengan standar internasional.
Julie menegaskan bahwa langkah tersebut bukan sekadar wacana. PERKEMI NTT telah menyiapkan desain kerja yang mencakup perencanaan hingga proyeksi hasil akhir.
Selanjutnya, istri Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat, ini mengatakan bahwa pada 2 November 2026, PERKEMI NTT akan melakukan penjaringan atlet melalui LLMC untuk dipersiapkan menuju World Taikai dan PON 2028.
Sementara itu, pada 2 November 2027, PERKEMI NTT akan memasuki usia ke-48 tahun. Julie memandang usia tersebut sebagai momentum kematangan organisasi untuk menunjukkan kepada Indonesia dan dunia bahwa NTT mampu melahirkan prestasi olahraga yang luar biasa.
Menutup pesannya, Julie mengajak para atlet untuk tetap rendah hati, memperkuat disiplin, bekerja keras, pantang menyerah, dan tetap fokus pada tujuan untuk menjadi yang terbaik.
Melalui POPDA ke-8, Julie berharap pembinaan Shorinji Kempo di NTT semakin terarah, berkelanjutan, dan mampu melahirkan atlet-atlet muda berkarakter kuat yang siap mengharumkan nama daerah serta Indonesia di panggung olahraga dunia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










