Begitu juga Fidelis Baran Sopir Bus jurusan Lewoleba-Lamalera yang mengaku, harus menghabisi 4 jam lebih setiap hari untuk menempuh perjalanan ke Lamalera. Dan Ia harus berhati-hati karena kondisi jalannya sangat buruk.
“Sekarang tambah rusak. Kita lari juga pelan-pelan mobil jangan rusak. Jalan buruk sama sekali. Mau musim kering atau panas, sama saja. Kapan mereka bisa perbaiki? Tubuh mobil tetap hancur kalau tidak jaga. Apalagi larangan. Coba omong mereka sedikit, DPRD itu, biar jalan bisa rusak, ”ungkap Fidelis, Selasa (23/2/2021).
Kata Fidelis, 30 tahun sebagai Sopir jurusan Lewoleba-Lamalera, sampai dengan saat ini, kondisi jalan tersebut rusak parah. Meskipun beberapa tahun silam, sempat ada perbaikan di beberapa segmen, tetapi itupun tidak bertahan. Jalan kembali rusak dan bahkan lebih parah dari sebelumnya.
Warga berharap, Pemerintah dan DPRD Kabupaten Lembata bisa memiliki hati, melihat dan memperbaiki jalan tersebut.
“Semoga mereka bisa lihat, ikut merasa dan perbaiki. Kami sudah mengeluh terus-terus. Dan kondisi sekarang lebih parah, ”pungkasnya.
Sumber: SF
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










