Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Simon Nahak : Program Sakti “Not Only Lips Servis”

simon nahak punk
Bupati Terpilih, Dr. Simon Nahak, S.H,.M.H

Lanjut Simon, karena itu di tingkat kabupaten, Perda harus jelas, kalau perda tidak ada harus ada kajian dari ahli, dari stakeholder yang terkait, baru saya keluarkan keputusan atau yang namanya peraturan Bupati.

“Jadi dalam menetapkan suatu peraturan atau keputusan itu mesti melewati semua tahapan itu baru jelas. jika tidak minta maaf”, ujar Bupati Terpilih

Dan ingat, Bupati hanya satu tidak ada istilah dia juga bupati,di Kepolisian juga jelas komandan itu satu, kalau semua jadi komandan maka roda pemerintahan tidak berjalan dengan baik, saya tidak suka seperti itu.

Baca Juga :  Ketua DPD Perindo Kabupaten Kupang Himbau Masyarakat Lakukan Perekaman E-KTP

Hal bersejarah yang patut disyukuri dan tidak semua orang mengalaminya adalah hal yang dialami oleh Simon Nahak. Ketika Beliau ditetapkan menjadi Bupati terpilih di kabupaten malaka, disana beliau menemukan teman seperjuangan saat masih di bangku Kuliah S1 Fakultas Hukum di Universitas Warmadewa Bali yang sekarang menjadi Kapolres Malaka AKBP Albertus Neno, S.H.

Ini menandakan bahwa kemenangan SN-KT bukan karna soal politik saja, tetapi kemenangan SN-KT adalah campur tangan Tuhan yang begitu besar sehingga orang-orang terdekat yang nantinya menjadi mitra untuk membangun malaka adalah sahabat dekat sendiri.

Baca Juga :  Egidius: SN-FBN Siap Bertempur Demi Kedamaian, Masa Lalu Tak Boleh Terulang

Semasa kuliah di Universitas  Warmadewa kami duduk satu bangku, satu tempat duduk sehingga persahabatan ini sudah terjalin selama kami berada di bangku kuliah, tetapi dalam hal tugas kami masing-masing menjalankan sesuai dengan tupoksi. “Kita tetap menjunjung tinggi professional dalam menjalankan tupoksi, itu mencirikan nilai akademik kita”, tutup Simon Nahak (*OM)