Ia juga menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi NTT untuk hadir mendukung, termasuk kemungkinan keterlibatannya dalam acara pembukaan dan pemberian arahan langsung kepada peserta.
Mendorong Kolaborasi Lintas Sektor
Pemerintah Provinsi NTT melihat kegiatan semacam ini sebagai bentuk nyata kolaborasi antara unsur keagamaan dan pemerintahan dalam pembinaan generasi muda. Gubernur Melki mengajak agar semua pihak, termasuk lintas agama dan institusi pendidikan, memberi ruang dan dukungan bagi kegiatan-kegiatan yang menghidupkan semangat kritis, inovatif, dan solutif dari para pemuda.
“Kita ingin anak muda NTT termasuk OMK mampu berdiri tegak, punya arah, dan membawa perubahan positif di tengah masyarakat,” tambahnya.
Harapan Jangka Panjang
Rakor yang melibatkan sekitar 27 peserta dari berbagai keuskupan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan rumusan program internal gereja, tetapi juga memberi dampak luas bagi pembinaan karakter dan kapasitas anak muda di tengah kompleksitas zaman digital.
Dengan semangat #AyoBangunNTT, Pemerintah Provinsi menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi mitra strategis dalam setiap gerakan moral, spiritual, dan sosial yang bertujuan membangun kualitas sumber daya manusia di Bumi Flobamorata.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










