Maumere, Mensanews.com- Akses telekomunikasi di Kabupaten Sikka hingga kini masih menghadapi tantangan besar.
Berdasarkan pemetaan terbaru, masih terdapat 25 titik blankspot atau wilayah tanpa sinyal yang tersebar di sejumlah kecamatan. Data ini dipaparkan langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sikka, Verry Awales, dalam keterangan pers di ruang kerjanya, Jumat (28/11/2025).
Blankspot Turun, Tantangan Tetap Ada
Verry Awales menjelaskan bahwa sebelumnya Kabupaten Sikka mencatat 28 titik blankspot, namun setelah dilakukan pembaruan data melalui pengecekan lapangan, jumlahnya menurun menjadi 25 titik.
“Dari 28 titik, sekarang tersisa 25 titik. Ini hasil validasi terbaru yang kami lakukan,” ungkapnya.
Meski ada penurunan jumlah titik, Verry menegaskan bahwa blankspot masih menjadi persoalan serius karena sebagian besar titik berada di wilayah perbukitan dan pesisir yang sulit dijangkau infrastruktur telekomunikasi.
Permohonan Resmi ke Kementerian Komunikasi dan Digitalisasi
Pemkab Sikka telah menyerahkan data lengkap lokasi blankspot tersebut kepada Kementerian Komunikasi dan Digitalisasi (Komdigji). Data itu kini menunggu proses penentuan operator telekomunikasi yang akan ditugaskan membangun jaringan di wilayah-wilayah tersebut.
“Kami sudah mengajukan seluruh data titik blankspot ke Komdigji. Saat ini menunggu keputusan kementerian mengenai provider mana yang akan ditugaskan masuk dan membangun jaringan di Kabupaten Sikka,” jelas Verry Awales.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










