“Ini bentuk kepedulian kecil yang bisa kami berikan sebagai pemuda. Harapan saya, PLN terus menjadi terang—bukan cuma listriknya yang tak padam, tapi juga aksi sosialnya yang terus membakar semangat kepedulian,” ungkap Nusrah.
Partisipasi generasi muda dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat Sumpah Pemuda tidak hanya diwujudkan melalui persatuan dan perjuangan membangun bangsa, tetapi juga melalui tindakan nyata yang membantu sesama.
Donor darah menjadi salah satu bentuk kontribusi yang dapat dilakukan masyarakat untuk mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan. Dengan keterlibatan pegawai, mitra kerja, dan mahasiswa, aksi sosial ini sekaligus membuka ruang kolaborasi antargenerasi dalam menumbuhkan kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa momentum Hari Listrik Nasional ke-81 dimaknai PLN sebagai kesempatan untuk memberikan manfaat yang melampaui tugas utamanya dalam menyediakan energi listrik.
Menurutnya, kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan keandalan pasokan listrik bagi rumah tangga, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta fasilitas publik, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat.
“Kami ingin kehadiran PLN dirasakan secara utuh. Bukan hanya memastikan keandalan listrik untuk rumah tangga, UMKM, dan fasilitas publik, tetapi juga hadir menyentuh sisi paling mendasar manusia, yaitu keselamatan jiwa. Semoga setiap tetes darah yang terkumpul menjadi jembatan harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang untuk sembuh,” pungkas Eko.
Pernyataan tersebut mempertegas komitmen PLN UIW NTT untuk terus membangun hubungan yang dekat dengan masyarakat melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan. Di tengah tanggung jawab menjaga pasokan energi listrik, PLN juga berupaya menghadirkan kontribusi yang memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
Aksi donor darah ini menjadi salah satu bentuk implementasi kepedulian sosial perusahaan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pegawai dan mitra kerja hingga generasi muda.
Melalui kegiatan tersebut, PLN UIW NTT menegaskan bahwa tanggung jawab perusahaan tidak hanya terbatas pada menjaga keandalan energi listrik untuk menggerakkan roda perekonomian, mendukung UMKM, dan memastikan operasional fasilitas publik berjalan dengan baik.
Lebih dari itu, PLN berupaya hadir secara langsung melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Pengumpulan 86 kantong darah dalam kegiatan ini menjadi bukti partisipasi bersama dalam mendukung ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.
Momentum Hari Listrik Nasional ke-81 dan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pun menjadi kesempatan untuk memperkuat nilai solidaritas, gotong royong, dan kepedulian sosial.
Dengan kolaborasi bersama PMI Provinsi NTT serta keterlibatan pegawai, mitra kerja, dan generasi muda, PLN UIW NTT berharap semangat berbagi dapat terus tumbuh dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan.
Sebab, terang yang dihadirkan PLN tidak hanya bermakna bagi kehidupan melalui energi listrik, tetapi juga melalui kepedulian yang memberikan harapan bagi sesama
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










