Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Malaka, Zainal Muttaqin mengungkapkan setiap tahun, dalam menghadapi perayaan keagamaan, selalu ada perhatian dari pemerintah. “Tahun ini pun kami mendapat perhatian yang begitu besar dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten dengan hewan kurban yang akan dibagikan kepada sesama. Oleh karena itu kami sangat memberikan apresiasi,” tuturnya.
Terkait pelaksanaan salat id, Zainal Muttaqin mengutarakan bahwa tidak dilaksanakan secara berjemaah di lapangan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Pelaksanaan salat id tahun ini sudah disepakati untuk dibuat dalam kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari beberapa kepala keluarga. Hal ini untuk menjaga terjadinya ledakan kasus covid-19 di Malaka. Ini juga bagian dari upaya umat Islam menjaga penyebaran covid-19,” tandasnya.
Ketua Panitia Yayuk Sri Mulyantini dalam laporannya menyebutkan bantuan sapi kurban pada perayaan Idul Adha 1442 H berasal dari Gubernur NTT sebanyak 1 ekor diberikan kepada Masjid Al-Falah Kletek, Pemerintah Kabupaten Malaka sebanyak 4 ekor diberikan kepada Masjid Agung Al- Jihad Betun, Masjid Al-Qadr Betun, Masjid Al-Qobah Kompi D Kada dan Mashid Nurussalam Kompi A Morukren.
Kegiatan penyerahan hewan kurban ditandai dengan penyerahan simbolis kepada penerima oleh Bupati Malaka dan penandatangan berita acara penyerahan dan peninjauan hewan kurban oleh Bupati Malaka, Kapolres Malaka, Dandim 1605 Malaka-Belu, Ketua MUI, Ketua FKUB Malaka dan pimpinan perangkat daerah Kabupaten Malaka.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.










